7 Makanan Yang Berbahaya Bagi Pasien Kanker

By | May 26, 2016
Share

Penyembuhan penyakit kanker HARUS disertai dengan pola makan yang sehat. Jika tidak, jangan berharap sel – sel kanker yang menyebar dalam tubuh Anda akan terbasmi secara tuntas. Karenanya, PENTING diperhatikan bagi pasien penyakit kanker untuk memberi asupan makanan yang tepat bagi tubuh dan menghindari makanan yang DIPANTANGKAN.

penyakit mioma

penyakit mioma

Apa saja makanan pantangan bagi pasien kanker ? Berikut 7 Makanan Berbahaya Bagi Pasien Kanker. 

1.    Daging Merah
Daging memang seringkali disebut-sebut sebagai sumber protein kelas premium, sehingga umumnya masyarakat sangat yakin jika banyak  makan daging akan memberi cukup nutrisi untuk tubuh sehat. Tunggu dulu! Nyatanya, kita tak membutuhkan daging sebanyak yang kita kira. Orang sehat hanya butuh daging 10 persen saja dari total makanan yang dikonsumsi.

Sedangkan untuk penderita kanker, daging justru menyulitkan penyembuhan. Memang benar, daging engandung tinggi protein, tetapi jangan lupa, proses pencernaan daging sangat susah. Mencerna daging selain membutuhkan energi besar yang membebani pencernaan, juga rawan menghasilkan protein cacat. 

Lebih-lebih pada penderita kanker, energi hendaknya dihemat agar fokus digunakan untuk proses penyembuhan. Mengkonsumsi daging hanya akan memboroskan energi. Apalagi, biasanya penderita kanker juga mengalami masalah pada pencernaan. Maka memberikan daging sebagai asupan sehari-hari, sama saja dengan memberi tambahan beban untuk sistem cernanya.
Sebaiknya pantang daging (dan semua protein hewani) selama masa penyembuhan. Dan tetap sangat membatasi asupan daging, kelak setelah mendapatkan kesembuhan. Kebutuhan protein dapat digantikan dari sumber non hewani, seperti: tempe, sesekali tahu, kacang-kacangan aneka jenis (jangan kacang tanah), aneka jenis jamur, dsb. Baca juga : Cara alami penyembuhan kanker tiroid

2.    Susu
Seperti halnya daging, susu juga dianggap nutrisi kelas premium. Tak heran, orang cenderung mengusahakan untuk bisa minum susu (dalam hal ini susu hewan), terutama dalam kondisi sakit. Biasanya, apapun akan diusahakan untuk dapat memperoleh susu yang diyakini akan menunjang penyembuhan.

Padahal, manusia dewasa tak perlu lagi minum susu, apalagi minum susu secara teratur setiap hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan. Bagi penderita kanker, pelaku pengobatan alami dan pendukung kesehatan holistik, rata-rata meyakini bahwa konsumsi susu justru merugikan. Susu menimbulkan semacam lendir di saluran cerna. Dan, lendir berperan sebagai semacam makanan bagi sel kanker. Jadi, stop susu !

3.    Gula Putih
Seringkali, orang merasa khawatir, bahwa jika tidak mengkonsumsi gula (gula putih/pasir) maka tubuh akan lemah. Pada kenyataannya, proses mengubah gula menjadi energi yang siap dipakai, juga membutuhkan energi besar. Selain itu, dalam proses pembuatanyya bahkan sejak berupa tanaman, gula melibatkan berbagai bahan kimia seperti pestisida dalam budidayanya dan pemutih dalam proses produksinya.

Menyertakan gula putih dalam menu harian penderita kanker, sangat tidak menguntungkan bagi upaya penyembuhannya.Bahkan, ada kalangan yang menyatakan, gula putih bagaikan pupuk bagi sel kanker itu sendiri.
Stop konsumsi gula putih. Limpahi tubuh dengan manis gula alami yang berasal dari buah segar. Ingat: KONSUMSI BUAH di pagi hari sebagai sarapan, atau 1 JAM SEBELUM MAKAN. JANGAN sekali-kali menjadikan buah sebagai makanan penutup, atau pencuci mulut yang dikudap pasca makanan utama. Ini juga tidak bijaksana! 

4.    Tepung Putih
Tepung putih sudah mengalami proses pengolahan yang teramat panjang.  Zat-zat penting di dalamnya sudah banyak yang rusak. Proses pemutihannyapun melibatkan bahan kimia. Hindari tepung putih, jika sesekali menginginkan kudapan yang berasal dari tepung, belilah khusus atau buat sendiri. Saat ini sudah banyak tersedia tepung-tepung organik dan gluten free. Namun, tetap sangat batasi konsumsinya. Baca juga : Cara penyembuhan kanker payudara tanpa kemoterapi

5.    Margarin
Margarin lekat dengan citra sehat. Biasanya orang cenderung percaya, bahwa margarin memiliki nutrisi tinggi yang baik bagi kesehatan. Ini pula yang didengung-dengungkan oleh kalangan produsen margarin.

6.    Makanan Kalengan
Pada manusia sehatpun, sebenarnya mengkonsumsi makanan kalengan, sangat merugikan kesehatan. Selain nutrisi makanan yang dikalengkan sudah pasti rusak, proses pengawetannyapun tentunya menggunakan bahan kimia sintesis. 

7.    Kopi, Teh, Softdrinks
Kopi (teh juga coklat) mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan misalnya menyebabkan: peningkatan denyut jantung, peningkatan aktifitas usus dan asam lambung, dsb.  Pada orang sehat, konsumsinya harus dibatasi. Sedangkan pada penderita kanker, sebaiknya lupakan saja kopi, teh dan softdrink.

Penderita kanker fokus saja pada makanan alami. Cukupi kebutuhan makanan dengan 80 persen buah dan sayuran segar. Sisanya, baru karbohidrat dan protein yang didapat dari bebijian utuh. Upayakan dapatkan organik.

Dengan menghindari 7 jenis makanan yang dipantangkan bagi pasien kanker maka proses penyembuhan penyakit kanker akan berlangsung dengan jauh lebih optimal.

Leave a Reply