Kenali Kanker Mata Pada Balita Dan Anak

By | August 1, 2017

Penyakit kanker mata ternyata banyak juga menyerang anak – anak, bahkan balita atau usia di bawah 5 tahun. Banyak orang tua tidak sadar atas kenyataan penyakit kanker ini. Banyak yang mengira bahwa buah hatinya hanya menderita sakit mata biasa, eh… tak tahunya terserang penyakit kanker.

Kanker mata ini menyerang retina, yaitu bagian mata yang terletak di bagian belakang lensa mata. Karenanya kanker mata juga dinamakan retinoblastoma.

Yang mengejutkan adalah sekarang ini telah ditemukan kanker mata jenis baru yang menyerang bayi usia 4 bulan-an, sel kanker berkembang sangat cepat dan penyebabnya tidak diketahui. Sel kanker retinoblastoma ini sudah menyerang bayi sejak dalam kandungan, dan bukan bersifat genetik atau turunan. Jenis baru dari kanker mata ini berbeda dengan kanker mata pada umumnya yang bersifat turunan.

Gejala penyakit kanker mata pada  anak dan balita di atas, umumnya menyerupai sakit mata biasa seperti mata berwarna merah, berair dan kehilangan keseimbangan tubuh. Gejala ini dialami juga oleh Jeremiah, seorang pasien kanker mata, yang kemudian sembuh setelah rutin mengkonsumsi Jus Tahitian Noni.

Penyebab Terjadinya Kanker Mata

Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya kanker mata.

Paparan radiasi Ultraviolet (UV)
Ultraviolet ini adalah cahaya matahari yang paling panas dan tidak bisa teramati oleh mata. Jika sebagian besar kita menjemur bayi di pagi hari,maka lakukan dengan cara yang tepat yaitu di bawah jam 9 pagi, mata bayi tidak mengarah langsung ke matahari dan tidak lebih dari 1 jam.
Cahaya matahari memang bagus untuk merangsang pertumbuhan tulang dengan catatan dilakukan secara tepat. Jika salah, selain ancaman terjadinya kanker mata, juga terjadinya kanker kulit.

Informasi lengkap mengenai penyakit kanker kulit bisa dibaca di : Cara alami penyembuhan kanker kulit.

Informasi mengenai penyakit kekurangan pigmen kulit bisa dibaca di : Cara alami penyembuhan penyakit vitiligo atau kekurangan zat kulit.

Penularan sel kanker
Sel kanker di mata juga bisa berasal dari penyakit kanker dari bagian lain tubuh seperti kanker tiroid atau kanker nashopharing bahkan obat kanker otak. Sel kanker ganas menyebar melalui aliran darah dan bisa berkembang pada bagian tubuh yang memungkinkan. Karenanya wajar jika penyembuhan penyakit kanker membutuhkan waktu yang lama, berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun.

Banyak kasus dalam penyembuhan penyakit kanker melalui operasi, radiasi atau kemoterapi, dalam satu waktu paska pengobatan kanker, penderita kanker terlihat sehat bahkan “sembuh’. Namun, beberapa tahun kemudian muncul kembali penyakit kanker yang lebih kuat dari yang sebelumnya. Kenyataan ini tentu mengkuatirkan karena adanya ancaman timbulnya penyakit kanker di masa datang.

Untuk menghindari munculnya kembali penyakit kanker, cara terbaik adalah mencegah munculnya penyakit kanker dengan pola makan dan gaya hidup sehat.

Faktor keturunan
Faktor keturunan menjadi penyebab terjadinya kanker mata. Banyak kasus penderita penyakit mata pada anak dan balita dikarenakan warisan dari orang tuanya.

Paparan radiasi sinar yang berasal dari peralatan pengobatan, juga paparan bahan kimia seperti dioxin dan klorida

Infeksi dari virus HIV dan AIDS

Faktor lain terjadinya kanker mata adalah masalah ras dimana orang yang berkulit putih memiliki resiko lebih dibandingkan yang berkulit gelap. Faktor usia dimana orang dengan usia di atas 50 tahun resikonya lebih besar. Hal ini wajar dikarenakan setelah usia lanjut orang cenderung menurun tingkat daya tahan tubuhnya.

Faktor warna mata dimana orang dengan warna mata biru, hijau dan abu – abu memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan yang berwarna coklat.

Demikan di atas penjelasan singkat mengenai berbagai penyebab terjadinya kanker mata pada anak dan balita.

Apa yang harus kita lakukan agar anak Рanak kita terbebas dari penyakit kanker mata ?  Lakukan beberapa hal berikut ini.

  1. Pada usia dini, berikan anak ASI eksklusif selama 2 tahun. Dengan ASI esklusif ini maka tubuh anak akan berkembang secara optimal, termasuk sistem kekebalan tubuhnya.
  2. Berika anak – anak kita nutrisi yang seimbang dan bergizi tinggi. Perbanyak sayuran dan buah – buahan seperti Jus Tahitian Noni. Biasanya anak – anak sulit untuk mencintai sayuran dan buah. Kita bisa memberi contoh lebih dulu dan membiasakan keluarga agar makan – makanan yang bergizi tinggi.
  3. Hindari makanan olahan pabrik dalam kemasan yang mengandung bahan pengawet, pemanis buatan, termasuk penyedap rasa.

Dengan tips sederhana di atas, maka kita bisa menjaga buah hati kita dari serangan sel – sel kanker mata.

Leave a Reply