Pengalaman Mendampingi Pasien Penyakit Syaraf Terjepit

By | July 21, 2017
Share

Pengalaman Mendampingi Pasien Penyakit Syaraf Terjepit

Banyak pasien penyakit syaraf terjepit berkonsultasi mengenai penyakitnya dan cara penyembuhan yang bisa dilakukan dengan Jus Tahitian Noni. Sebagian besar dari mereka sudah melakukan banyak upaya penyembuhan syaraf terjepit hanya saja tidak membuahkan hasil makximal.

Dari pengalaman yang kami tangani, sebagian besar pasien syaraf terjepit atau HNP di usia di atas 40 tahun. Jumlahnya relatif berimbang antara kaum pria dan wanita.

Pertanyaan umum yang sering diajukan adalah berapa lama bisa sembuh setelah mengkonsumsi Jus Tahitian Noni ini dan habis berapa botol.

Tentu pertanyaan tersebut sulit untuk dijawab dikarenakan kondisi tiap pasien syaraf terjepit berbeda – beda, mulai dari usia, tingkat keparahan penyakit HNP-nya, juga apakah ada komplikasi dengan penyakit lain atau tidak. Dan yang juga penting adalah disiplin diri dalam menjaga pola makan serta terapi penunjang penyakit syaraf terjepit.

Faktor pertama adalah usia. Pasien syaraf terjepit pada usia muda lebih cepat sembuh dibandingkan pada usia lanjut. Alasannya, pembentukan sel – sel baru pada usia muda lebih cepat.

Sayangnya, kebanyakan pasien syaraf terjepit di usia lanjut. Pada usia lanjut, penyembuhan penyakit HNP ini lebih lama.

Faktor kedua adalah tingkat keparahan pasien HNP. Ada pasien syaraf terjepit yang masih bisa beraktifitas seperti bekerja dan mengendarai kendaraan bermotor. Ada pula yang hanya berbaring di tempat tidur, dalam kondisi tidak bisa menggerakkan kakinya.

Jika pasien HNP masih bisa beraktifitas tentunya proses penyembuhannya lebih cepat dalam hitungan minggu. Sedangkan pasien HNP yang hanya terbaring di tempat tidur, lama penyembuhan bisa berbulan – bulan.

Lantas berapa botol Jus Tahitian Noni yang dihabiskan untuk menyembuhkan penyakit syaraf terjepit tersebut ? Ada yang habis 1 botol sudah sembuh. Ada pula yang lebih dari 4 botol.

Faktor ketiga adalah apakah pasien syaraf terjepit juga mengidap penyakit lain seperti penyakit yang berhubungan dengan pencernaan, kelebihan gula darah atau diabetes, penyakit jantung, dan lainnya. Jika ada komplikasi penyakit lain maka proses penyembuhannya akan lebih lama dibandingkan dengan yang HANYA menderita penyakit HNP.

Hanya saja, tidak semua orang sadar atas apa yang diderita. Contohnya, yang dirasakan adalah HNP dan mengira bahwa dirinya hanya menderita HNP. Padahal kenyataannya, ada masalah dengan darahnya.

Faktor keempat adalah apakah setelah mengkonsumsi Jus Tahitian Noni lantas ber-disiplin dalam menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang dipantangkan serta mengkonsumsi makanan yang dianjurkan.

Makanan yang dipantangkan bagi pasien penyakit syaraf terjepit adalah makanan hewani termasuk telur, susu dan ikan, gorengan, makanan dalam kemasan, junk food, sea food, minuman bersoda, makanan dan minuman yang manis, minuman beralkohol, termasuk merokok.

Makanan yang dianjurkan adalah memperbanyak sayuran dan buah – buahan.

Dari pengalaman biasanya pasien syaraf terjepit mengalami kesulitan dalam menjaga pola makan akibat kebiasaan selama puluhan tahun mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Demikian pengalaman singkat saya di dalam mendampingi pasien syaraf terjepit. Informasi lengkap mengenai cara penyembuhan penyakti syaraf terjepit bisa dibaca di : Cara alami penyembuhan penyakit syaraf terjepit menggunakan jus tahitian noni tanpa operasi.

Leave a Reply