Bagaimana Mencegah Terjadinya Penyakit Kanker Pada Bayi Dan Anak ?

Bayi dan anak – anak berada pada masa pertumbuhan dan usia emas dalam perkembangan fisik, mental dan intelektual. Pada masa emas pertumbuhan ini, kondisi kesehatan bayi dan anak – anak harus betul – betul dijaga. Ketika mereka sakit, apalagi sakit parah, maka ada bagian dari dirinya yang tidak tumbuh optimal bahkan terhambat.

Sungguh disayangkan jika pertumbuhan bayi dan anak tidak optimal dikarenakan akan berdampak pada perkembangannya nanti, baik proses belajar, prekembangan fisik bahkan perkembangan mental. Dikarenakan antara fisik, mental dan kecerdasan memiliki kaitan yang erat.

penyakit tumor dan kanker otak
Penyakit tumor otak

Sebagai orang tua tentunya kita menginginkan kondisi terbaik baik buah hati kita. Namun, apa daya, tidak semua harapan akan hadir menjadi kenyataan. Salah satu, fakta yang membuat kita sedih atas perkembangan bayi dan anak adalah ancaman datangnya serangan penyakit, termasuk penyakit kanker.

Penyakit kanker pada bayi dan anak berbeda dengan penyakit kanker pada orang dewasa jika dilihat pada faktor penyebabnya. Pada orang dewasa, sebagian besar penyebab kanker adalah akibat dari pola hidup yang tidak sehat terutama pola makan. Penyakit kanker pada bayi dan anak , sebagian besar, disebabkan oleh mutasi gen. Mutasi gen mengakibatkan perubahan DNA sejak dalam kandungan hingga awal perkembangan bayi.

Penyebab umum yang memicu terjadinya mutasi gen adalah paparan radiasi dan paparan asap rokok serta polusi lingkungan dan makanan yang mengenai sang ibu.

Beberapa jenis penyakit kanker yang perlu kita waspadai bagi bayi dan anak kita adalah kanker darah atau leukimia, praleukimia atau MDS, kanker otak, kanker sistem pusat syaraf dan kanker tulang.

Kanker darah atau leukimia

Kanker darah atau leukimia memiliki gejala awal yang sulit dideteksi sebagai gejala penyakit kanker. Gejala awal kanker darah pada anak sering dianggap sebagai gejala penyakit ringan yang tidak berbahaya, misalnya sakit tenggorokan. Gejala lain adalah munculnya ruam pada kulit. Boleh jadi, awalnya kita menganggap bahwa ruam tersebut sebagai penyakit gatal biasa.

Banyak yang kemudian terkejut dan tidak menyangka bahwa sakit tenggorokan dan ruam tersebut adalah gejala awal dari kanker darah pada anak. Boleh jadi, penyebab makin tingginya jumlah penderita kanker darah pada anak di Indonesia adalah ketidaktahuan orang tua untuk mendeteksi gejala awal kanker darah tersebut.

Kanker darah atau leukimia ini menyerang sumsum tulang, tempat dihasilkannya sel darah putih. Kerusakan pada sel – sel sumsum tulang mengakibatkan produksi sel darah putih terganggu.

Gejala lain dari penyakit kanker darah pada anak, yang sekilas terkesan ringan, adalah anak kehilangan selera makan, demam dan menggigil, batuk, sakit tenggorokan, anak terlihat pucat dan anak mudah lelah.

Gejala lain kanker darah yang lebih serius adalah penurunan berat badan secara drastis, mudah mengalami pendarahan, kejang, infeksi terus – menerus dan tidak kunjuang sembuh, pembengkakan pada limfa dari luar terlihat adanya pembesaran pada perut dan keringat berlebihan pada malam hari.

Jika Anda membutuhkan informasi mengenai cara penyembuhan penyakit kanker darah, silahkan baca tautan berikut ini : Cara alami penyembuhan penyakit kanker darah atau leukimia dan kanker kelenjar getah bening.

Praleukimia atau MDS

Praleukimia dikenal dengan istilah lainnya myelodysplastic syndrome (MDS) terjadi ketika produksi sel darah tidak terkendali dengan kondisi sel darah merah yang terbentuk tidak sempurna. Akar masalahnya adalah sumsum tulang belakangnya mengalami gangguan.

Kami beberapa kali menerima konsultasi orang tua yang memberitahukan bahwa anak dan bayinya terkena MDS atau prelukimia ini.

Gejala umum penyakit praleukimia antara lain : wajah terlihat pucat akibat kekurangan sel darah merah atau anemia, mudah lelah, mudah terkena infeksi, nafas sesak, kulit mudah memar dan berdarah, serta terjadi pendarahan sehingga bagian bawah kulit terjadi bintik – bintik merah.

Jika bayi dan anak Anda menderita praleukimia, Anda perlu membaca kisah sembuh dari penyakit prelukimia atau MDS ditautan berikut ini : Kisah sembuh dari penyakit praleukimia atau MDS menggunakan nutrisi bioaktif.

Tumor dan Kanker otak

Tumor dan kanker otak lebih sering dialami orang dewasa dan lansia. Penyakit yang dimulai dari perkembangan sel – sel otak menjadi sel abnormal ini juga terjadi pada anak – anak meskipun dengan jumlah kasus lebih kecil. Sel – sel abnormal tersebut terjadi pada bagian kelenjar otak, membran otak, sel syaraf otak dan bagian sel otak. Tumor otak ini adalah jenis penyakit tumor yang umum pada anak dan bayi.

Perbedaan kanker dan tumor otak pada anak dan orang dewasa pada : pada anak terjadi pada bagian dalam otak dan batang otak, sedangkan pada orang dewasa di bagian korteks otak atau otak bagian atas.

Perbedaan lokasi terjadinya kanker dan tumor otak di atas berdampak pada perbedaan gejala yang ditimbulkannya. Pada anak dan bayi, gejala yang terlihat adalah gangguan penglihatan, pubertas dini, gangguan fungsi indera lainnya, gangguan pengaturan hormon dan gangguan fungsi syaraf.

Gejala lain yang mudah dideteksi adalah mual dan muntah di pagi hari, sakit kepala berkepanjangan, mudah letih dan mudah mengantuk, mudah marah, dan pada bayi dengan kondisi tulang tengkorak belum keras akan memiliki resiko kepala membesar .

Kanker dan tumor otak pada bayi dan anak adalah jenis penyakit kanker dan tumor primer di dalam otak yang diakibatkan oleh kelainan genetik sejak dalam kandungan. Berbeda dengan kanker dan tumor pada orang dewasa atau lansia yang terjadi akibat metastasis kanker dari organ tubuh lainnya.

Informasi mengenai cara pengobatan kanker dan tumor otak, silahkan baca tautan berikut ini : Cara alami pengobatan penyakit kanker dan tumor otak tanpa operasi.

Kanker Tulang

Kanker tulang termasuk jenis penyakit kanker yang sering dialami bayi dan anak. Penyakit kanker tulang ini harus segera di atas dikarenakan usia bayi dan anak adalah usia pertumbuhan yang membutuhkan tulang dan sendi yang kuat. Gangguan pada tulang , termasuk sendi, akan mempengaruhi tinggi dan bentuk tubuh.

Demikian beberapa jenis penyakit kanker yang sering dialami bayi dan anak. Sekarang bagaimana cara kita mencegah timbulnya serangan penyakit kanker di atas.

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Kanker Pada Bayi Dan Anak

Pastikan bahwa pada saat kita mengandung calon anak kita, sang ibu mendapatkan nutrisi terbaik. Nutrisi terbaik adalah nutrisi yang mampu meningkatkan saya tahan tubuh, mudah dicerna, memenuhi semua kandungan nutrisi secara lengkap dan seimbang, nutrisi yang mampu menstimulasi pembentukan sel , nutrisi tanpa bahan pengawet. Sayuran dan buah – buahan adalah jenis makanan yang cocok untuk ibu hamil.

Bagi ibu yang hamil, bayi dan anak, hindari berbagai resiko yang bisa menstimulasi terbentuknya sel – sel abnormal seperti paparan asap rokok, radiasi dari peralatan radioterapi dari rumah sakit, konsumsi makanan dan minuman yang tercemar, paparan bahan kimia baik kontak langsung maupun terhirup.

Info, kontak WA 081234534037

 

Kanker Otak Pada Bayi Dan Anak – Anak, Apa Yang Harus Dilakukan ?

Pada bayi dan anak – anak tidak menutup kemungkinan terserang penyakit yang berhubungan dengan otak, seperti tumor otak bahkan lebih berbahaya lagi yaitu kanker otak.

Tumor otak adalah sel – sel otak yang berkembang tidak normal. Tumor otak dapat terjadi pada sel otak, sel syaraf otak, kelenjar otak dan membran otak.

Tumor otak lebih sering dialami anak – anak dibandingkan orang dewasa. Pada anak – anak dengan usia di bawah 10 tahun, perkembangan sel – sel otaknya demikian cepat. Fase usia ini adalah fase emas bagi bayi dan anak – anak. Karenanya, kita harus memberikan perhatian lebih pada pertumbuhan dan kesehatannya.

Dari data statistik diketahui bahwa setiap tahun ada 2000 kasus baru anak – anak terserang tumor otak. Dari banyak jenis penyakit tumor otak pada anak-anak, medulloblastoma adalah jenis tumor otak yang paling banyak ditemukan.

Sebagian besar tumor otak yang menyerang anak – anak adalah jenis tumor yang menyerang bagian belakang otak. Bagian belakang otak ini berhubungan dengan sistem keseimbangan, koordinasi dan motorik tubuh.

Jika kita salah atau terlambat menangani tumor otak tersebut, sangat mungkin sel – sel tumor akan berkembang menjadi sel – sel kanker yang ganas. Efek yang terjadi adalah perkembangan intelektual, pertumbuhan fisik dan sistem gerak akan terganggu bahkan anak akan menjadi cacat.

Beberapa gejala tumor otak pada anak yang perlu kita ketahui adalah :

  • Anak akan mengalami sakit kepala dan pusing. Namun, tidak semua sakit kepala dan pusing menjadi tanda dari tumor otak.
  • Tumor otak memberikan dampak anak akan sering kejang. Namun, tidak selalu tumor otak disertai dengan gejala kejang. Jika anak kejang hebat, langkah yang sebaiknya ditempuh adalah melakukan pemeriksaan ke dokter syaraf.
  • Anak akan kehilangan keseimbangan badan
  • Andak akan merasakan perutnya mual, bahkan muntah
  • Mengalami kebingungan dan perubahan perilaku
  • Sering mengantuk dan tidur dengan waktu lebih lama dari kebanyakan
  • Pada kasus penderita tumor yang parah, anak akan sering koma atau tidak sadarkan diri.
  • Efek lanjut dari tumor otak di atas adalah anak akan kehilangan nafsu makan, asupan nutrisi berkurang dan pertumbuhan terlambat serta penurunan berat badan.
  • Perkembangan emosi tidak stabil, mudah marah, dan tantrum.
  • Perkembangan intelektual terlambat

Dengan kondisi seperti di atas, yaitu gejala dari tumor otak pada anak, lantas apa yang harus kita lakukan ? Berikut artikel mengenai cara alami pengobatan tumor otak, Cara pengobatan tumor otak dan kanker otak tanpa operasi.

Jika Anda menempuh pengobatan tumor dan kanker otak di rumah sakit maka tindakan yang akan diambil adalah dilakukan operasi pengangkatan tumor otak. Operasi ini adalah langkah awal untuk sebanyak mungkin menghilangkan sel – sel tumor otak.

Perlu dipahami bahwa jika sel – sel tumor atau sel – sel kanker sudah menyebar ke area lain, maka dilakukan tindakan lain untuk memberantas sel – sel tersebut. Cara yang ditempuh bisa dengan terapi radiasi dan kemoterapi. Semua jenis terapi di atas ada resikonya, kelebihan dan kekurangannya. Tenaga medis akan mempertimbangkan banyak aspek sebelum melakukan tindakan terapi yang tepat.

Tumor otak disebabkan oleh beberapa faktor seperti makanan dan minuman yang tidak sehat atau higienis, mengkonsumsi makanan dengan kandungan bahan pengawet, mengkonsumsi junkfood, pencemaran lingkungan, efek dari terapi yang menggunakan radiasi, dan perkembangan dari sel – sel tumor ataupun sel – sel kanker dari bagian lain tubuh, selain faktor genetik.

Untuk menjaga dan menghindari kanker otak, dan tumor otak, hal pertama yang dilakukan adalah pada usia balita, setelah kelahiran, berilah bayi Anda ASI eksklusif selama 2 tahun, jaga nutrisi anak dengan memberi asupan sayuran dan buah – buahan, jaga kondisi fisik untuk cukup gerak dan istirahat.

Cara alami penyembuhan penyakit kanker nephroblastoma pada anak

Pernahkan Anda mendengar penyakit yang bernama nephroblastoma ? Hmmm sepertinya terdengar asing ya. Penyaki nephroblastoma ini adalah jenis penyakit yang menyerang anak – anak. Lalu, apa yang diserang penyakit ini dan seperti apa gejalanya ? Jika kita tidak ingin sang buah hati terkena penyakit nephroblastoma, ada baiknya kita membaca artikel berikut ini.

Penyakit kanker nephroblastoma menyerang anak – anak usia 3 – 4 tahun. Jenis penyakit kanker ini menyerang ginjal dan dikenal juga dengan tumor wilms. Uniknya, jenis kanker ini hanya menyerang satu ginjal, meskipun ada beberapa kasus menyerang kedua ginjal.

Gejala yang biasa dialami bagi anak yang terkena nephroblastoma adalah perut bengkak, urine berdarah, dan demam.

Jaga anan kita agar tumbuh kembang secara sehat dan sempurna

Penyebab Nephroblastoma

Penyebab kanker nephroblastoma berasal dari faktor genetik atau faktor keturunan, dimana terjadi kesalahan DNA yang diwariskan orang tua.

Anak perempuan memiliki resiko lebih besar terkena kanker nephroblastoma. Resiko tinggi juga dialami oleh rasa dengan kulit warna hitam.

Faktor resiko lain terjadi pada anak yang mengalami kelainan pada bagia tubuhnya seperti ukuran testis yang satu lebih besar, ada bagian tubuh yang lebih besar, dan sebagainya.

Untuk mengetahui apakah anak Anda terkena kanker nephroblastoma apa tidak, maka perlu dilakukan tes urine dan darah serta pemeriksaan menggunakan pencitraan baik itu MRI scan, CT scan dan ultrasound.

Ada 5 tingkatan dari penyakit kanker nephroblastoma yaitu

  • Tahap 1 yaitu sel kanker ditemukan hanya pada 1 organ ginjal
  • Tahap 2 yaitu sel kanker menyebar ke daerah dekat organ ginjal
  • Tahap 3 yaitu sel kanker menyebar ke daerah di luar organ ginjal
  • Tahap 4 yaitu sel kanker sudah menyebar ke bagian lain yang jauh dari organ ginjal seperti jantung
  • Tahap 5 yaitu sel kanker sudah menyerang kedua organ ginjal

Pengobatan Penyakit Kanker Nephroblastoma

Penyakit kanker pada anak ini dapat disembuhkan menggunakan Jus Tahitian Noni. Obat alami ini adalah produk impor dari Amerika Serikat yang dibuat dari buah noni, anggur, blueberry, cornellian cherry dan zaitun.

Dalam proses penyembuhan penyakit kanker nephroblastoma, Jus Tahitian Noni memegang peran di dalam memutus rantai makanan sel – sel kanker, mengaktifkan dan membentuk sel – sel baru serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan sel – sel kanker.

Sebagai obat alami impor dari Amerika Serikat, Jus Tahitian Noni memiliki jaminan kualitas produk yang dibuktikan dengan banyaknya paten riset dan uji klinis.

Jus Tahitian Noni masuk ke Indonesia pada 2006 dan telah memiliki sertifikasi halal dari MUI dan sertifikasi BPOM. Kandungan Jus Tahitian Noni terhitung lengkap mulai dari beragam jenis asam amino, vitamin, mineral dan kandungan lainnya.

Ada 3 jenis Jus Tahitian Noni yaitu Jus Tahitian Noni Original, Extra dan Maxidoid. Untuk konsumsi anak – anak, saya sarankan Anda membeli Jus Tahitian Noni Original isi 1 liter dengan harga Rp. 550 ribu. Untuk khasiat terbaik dengan kandungan 4 kali lipat dari Jus Tahitian Original adalah maxidoid yang dijual dengan harga Rp. 690 ribu.

Jus Tahitian Noni untuk penyembuhan kanker tulang

Kami akan memberikan konsultasi cara menggunakan Jus Tahitian Noni, termasuk pola makan terbaik untuk pasien kanker. Silahkan hubungi kami di nomor WA 081234534037 atau 085230918868.

Cara Alami Pengobatan Penyakit Kanker Neuroblastoma Pada Anak

Neuroblastoma adalah jenis penyakit kanker yang menyerang embrio janin dan bayi di bawah usia 5 tahun. Jenis kanker ini jarang ditemui pada anak usia di atas 10 tahun. Neuroblastoma menyerang sistem syaraf. Anak – anak akan mengalami demam, nyeri tulang dan pembengkakan pada tubuh.

Jika Anda baru mendengar nama kanker Neuroblastoma maka Anda termasuk kebanyakan orang yang memang tidak tahu jenis penyakit kanker ini. Ada baiknya kita mengenal lebih baik jenis penyakit kanker yang menyerang anak usia dini yang tentu saja sangat mengkuatirkan. Apapun jenis penyakit kanker yang menyerang, penyakit kanker adalah penyakit yang membutuhkan penanganan ekstra karena resiko kematian yang ditimbulkannya.

Neuroblasts adalah sel syaraf yang belum matang yang harusnya tidak tersisa lagi setelah janin keluar dari rahim. Menjadi penyakit kanker Neuroblastoma dikarenakan neuroblasts ini berkembang menjadi tumor.

Penyakit kanker Neuroblastoma ini bisa memberikan komplikasi seperti munculnya penyakit ginjal, penyakit jantung, gangguan pertumbuhan, masalah pendengaran dan sebagainya.

Lokasi keberadaan sel kanker neuroblastoma bermacam – macam, mulai dari mata, dada, perut hingga tulang belakang. Gambar di bawah ini menggambarkan lokasi penyakit kanker neuroblastoma.

kanker neuroblastoma
Penyakit kanker neuroblastoma

Gejala Kanker Neuroblastoma

Gejala dari penyakit neuroblastoma bermacam – macam, tergantung lokasi tempat penyakit kanker itu terjadi. Neuroblastoma terjadi di syaraf tulang belakang mengakibatkan gangguan pergerakan, mati rasa dan lemah.

Jika neuroblastoma terjadi pada perut maka kulit perut akan terasa keras jika disentuh, perut terasa nyeri dan diare. Jika terjadi pada dada, gejala yang dirasakan adalah sesak nafas, nyeri dada dan ukuran pupil menjadi berbeda.

Jika neuroblastoma terjadi pada leher maka akan muncul benjolan kebiruan di kulit leher.

Anak yang menderita penyakit kanker neuroblastoma akan mengalami penurunan berat badan, demam dan tentu saja nafsu makan hilang.

Diagnosa neuroblastoma dilakukan dengan melakukan dengan melakukan tes urine dan darah guna diketahui kadar zat katekolamin. Selain itu juga dilakukan pemindaian menggunakan CT scan, MRI dan USG. Dokter juga melakukan wawancara dengan pasien.

Tahap terpenting yang dilakukan jika neuroblastoma sudah menyebar ke sumsum tulang belakang adalah dengan biopsi.

Kasus Penderita Kanker Anak Neuroblastoma

Cayla Jones berusia 7 tahun ketika mengalami gejala sakit perut sehingga kesulitan tidur. Sakit perut ini dialaminya selama beberapa minggu. Enya Gooding, sang Ibu, membawanya ke dokter. Dokter mengira bila Cayla mengalami infeksi saluran kencing. Lantas memberinya antibiotik.

Selama seminggu mengkonsumsi antibiotik, ternyata penyakitnya tidak sembuh. Bahkan muncul benjolan di perut. Pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit menyimpulkan bahwa Cayla Jones menderita kanker neuroblastoma stadium 4. Tentu saja, kedua orangnya terkejut.

Cayla Jones adalah salah satu anak diantara 100 anak yang menderita kanker neuroblastoma setiap tahun di negara Inggris. Beruntung, di negara maju tersebut, ilmu kedokteran mengenai kanker sudah maju, sehingga neuroblastoma yang termasuk jenis kanker langka bisa ditangani dengan baik.

Kasus lain banyak terjadi di Indonesia. Umumnya Neuroblastoma menyerang balita atau usia di bawah 5 tahun. Gejala yang dialami-pun mirip. Gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, daya tahan tubuh menurun, perut terasa keras dan membesar hingga sesak nafas.

Deteksi awal dikarenakan gejala yang terlihat adalah permasalah pada sistem pencernaan, maka dugaan bahwa penyakitnya adalah sakit pencernaan menjadi wajar. Yang mencemaskan adalah ketika diagnosa lanjut dilakukan, hasil diagnosa menyimpulkan bahwa penyakit yang diderita penyakit kanker neuroblastoma. Keterlambatan diagnosa inilah yang menjadi sebab kenapa kanker neuroblastoma sang anak sudah pada stadium lanjut, bahkan stadium IV.

Tentu sebagai orang tua kita dituntut untuk peka terhadap kondisi anak.

Tingkat Stadium Neuroblastoma

Stadium neuroblastoma dibagi 4 tahap yaitu :

  • Tahap 1 ketika sel kanker hanya berada pada satu area saja
  • Tahap 2 ketika sel kanker telah mengenai kelenjar getah bening
  • Tahap 3 ketika kanker sudah menyebar
  • Tahap 4 ketika kanker sudah menyebar jauh ke beberapa bagian lain tubuh

Pengobatan Neuroblastoma biasanya dilakukan dengan operasi, kemoterapi dan radioterapi.

Di artikel ini kami menawarkan pengobatan yang berbeda yaitu dengan nutrisi bioaktif Jus Tahitian Noni. Pengobatan alami yang bersumber dari 5 jenis buah – buahan super.

Pengobatan Alami Kanker Neuroblastoma 

Bagaimana cara alami pengobatan penyakit kanker neuroblastoma ? Berikut penjelasannya.

Jus Tahitian Noni adalah jus buah – buahan yang murni tanpa bahan pengawet dengan kandungan terbesar dari buah noni atau mengkudu yang tumbuh di Pulau Tahiti. Buah noni dari pulau Tahiti ini memiliki kandungan nutrisi lebih baik dari buah noni dari wilayah daerah lain, termasuk dari Indonesia.

Jus Tahitian Noni untuk penyembuhan kanker tulang
Jus Tahitian Noni

Selain buah noni, Jus Tahitian Noni juga dibuat dari buah anggur, blueberry, cornellian cherry dan zaitun. Kesemua jenis buah ini memiliki kandungan lengkap yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh, antioksidan, membunuh sel kanker, meregenerasi sel – sel yang rusak, anti bakteri, antivirus dan memiliki efek menenangkan.

Tiga komponen senyawa bioaktif Jus Tahitian Noni adalah proxeronine, damnacanthal dan alizarin. Ketiganya berpadu padan secara efektif memberantas sel kanker, menciptakan benteng pertahanan dari serangan sel kanker dan menciptakan kembali sel – sel baru.

Selain komponen yang berperan langsung dalam penyembuhan kanker neuroblastoma tersebut, Jus Tahitian Noni juga mengandung vitamin dalam jumlah yang lengkap, mineral dan berbagai jenis asam amino yang dibutuhkan bagi tubuh anak.

Rasa jus buah alami ini sedikit masam dan segar. Anak – anak cocok mengkonsumsinya, terutama Jus Tahitian Noni Original.

Harga Jus Tahitian Noni Original isi 1 liter Rp. 550 ribu.

Untuk pemesanan dan konsultasi silahkan kontak nomor WA di 081234534037 atau  085230918868

Jenis – jenis Penyakit Kanker Pada Anak Yang Mematikan

Beberapa kali saya menerima keluhan konsumen atau orang tua mengenai penyakit kanker pada anaknya yaitu MDS (myelodysplastic syndrome) atau pra-leukimia. Penyakit MDS ini terjadi ketika stem cell mengalami perubahan.

Penyakit MDS termasuk penyakit yang berat. Selain anak – anak, penyakit ini mengancam juga orang dewasa. Bahkan jumlah pasien penyakit MDS pada orang dewasa lebih besar.

Jika anak Anda menderita penyakit MDS di atas, kami sarankan untuk mengkonsumsi Jus Tahitian Noni Original. Obat alami penyakit MDS ini cocok untuk anak – anak dibandingkan varian Jus Tahitian Noni lainnya.

Penyakit leukimia juga termasuk jenis penyakit kanker yang banyak diderita anak – anak. Data statistik menunjukkan bahwa setiap tahun terjadi 11 ribu kasus baru penyakit kanker pada anak dengan jumlah 30 % penderita leukimia di kalangan anak – anak penderita kanker.

Pemicu penyakit kanker pada anak ini berbeda dengan penyakit yang dialami orang dewasa. Kanker pada anak dipicu oleh mutasi gen, sedangkan pada orang dewasa dipicu oleh kesalahan pola hidup dan pola makan. Mutasi gen diakibatkan oleh radiasi, paparan zat kimia dan penyakit infeksi, bisa juga akibat infeksi penyakit HIV dan hepatitis.

Anak yang menderita penyakit kanker bisa dilihat dari beberapa tandanya sebagai berikut tubuh mengalami pembengkakan, pucat, luka tak kunjung sembuh, lemas, sakit kepala disertai muntah – muntah, berat badan menurun dan gangguan penglihatan.

Nah, selain MDS dan leukimia di atas, jenis penyakit kanker anak yang mematikan lainnya adalah neuroblastoma yaitu penyakit kanker yang menyerang sel syaraf dan sel kanker berkembang pada embrio ataupun janin.

Kemudian kanker lymphoma yaitu jenis kanker yang menyerang limfosit atau sel imunitas. Tanda mencolok yang terlihat adalah pembengkakan pada selangkangan, ketiak, dan leher. Anda bisa melihat adanya keringat yang berlebih pada  anak, selain penurunan berat badan dan demam.

Kanker tulang yang sering terjadi pada tulang pipa pada tangan dan kaki. Jika menderita kanker ini, anak akan merasakan nyeri, terutama pada malam hari.

Kanker mata atau retinablastoma yang terjadi pada bayi usia 2 tahun. Gejala yang mencolok adalah terjadinya kejanggalan pada pupil dikarenakan keberadaan darah dibagian belakang mata. Untuk pengobatan penyakit kanker mata, silahkan baca : Cara alami pengobatan kanker mata dengan nutrisi bioaktif.

penyakit kanker mata
Penyakit kanker mata menimbulkan dampak kebutaan

Penyakit kanker Rhabdomyosarcoma menyerang otot rangka atau otot yang menggerakkan badan. Penyakit kanker Rhabdomyosarcoma bisa terjadi pada bagian tubuh manapun yang memiliki otot rangka. Gejala yang dimunculkan jenis penyakit kanker ini adalah munculnya pembengkakan dan rasa nyeri.

Penyakit kanker Wilms tumor (nephroblastoma) ini menyerang ginjal. Penderitanya akan mengalami pembengkakan di sekitar perut dekat ginjal, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Biasanya terjadi pada anak usia 3 – 4 tahun.

Penyakit kanker yang juga dialami anak – anak adalah kanker yang menyerang sistem syaraf pusat , pada otak bagian bawah, yang kemudian menyebar ke tulang belakang. Jika terkena penyakit kanker ini, anak akan mengalami kelumpuhan, hilangnya sistem koordinasi tubuh dan berkurangnya kemampuan berfikir.