Cara Praktis Menghindari Kanker Paru-Paru

Penyakit kanker paru-paru termasuk penyakit ganas yang merenggut nyawa ribuan pasien setiap tahun. Jumlah penderita kanker saluran pernafasan ini mencapai ratusan ribu orang setiap tahun. Rokok disinyalir sebagai penyebab utama maraknya jenis penyakit ini, terlebih munculnya rokok elektrik atau vape.

Kemunculan varian rokok elektrik tersebut menambah resiko penyakit kanker meloncak berlipat, terlebih pengguna vape sebagian besar adalah kalangan remaja atau pemuda, baik laki – laki ataupun perempuan. Kematian akibat vape, dalam beberapa berita, meningkat. Meskipun kasus kematian yang terjadi perlu penelahaan lebih jauh. Namun, fakta bahwa jumlah nikotin dalam vape lebih besar dibandingkan dengan roko kretek, tidak bisa dipungkiri. Untuk penyembuhannya, kita membutuhkan terapi kanker yang tepat.

Kondisi paru - paru yang terkena serangan kanker
Kondisi paru – paru yang terkena serangan kanker. Gambar dari internet

Terlepas dari perdebatan penyebab utama munculnya kanker paru – paru, akan lebih baik bila kita melakukan langkah pencegahan penyakit mematikan tersebut. Sebelum terlambat, ya sebelum kita didiagnosa terkena penyakit kanker ini dan sudah pada stadium 3 bahkan stadium 4. Karena ternyata pada stadium – stadium awal kanker paru – paru sering diabaikan oleh penderita bahkan tidak tahu. Begitu masuk rumah sakit, si dokter sudah memvonis ” Saudara terkena kanker paru – paru stadium 4 “.

Nah, kalo sudah begitu, mau gimana lagi. Pilihan menginap di rumah sakit, masuk ICU dan perawatan panjang untuk memberantas sel kanker paru – paru harus dijalani.

Untuk pengobatan penyakit ini, silahkan baca : Solusi ampuh penyembuhan penyakit kanker paru – paru

Langkah Praktis Menghindari Kanker Paru – Paru

Berikut adalah  tiga langkah praktis  agar kita terhindar dari serangan kanker paru-paru. Berikut adalah tips singkat bagaimana cara menghindari kanker paru – paru.

Pertama,  cegah sejak dini siapapun untuk menjadi perokok.
Kedua, hentikan kebiasaan merokok.
Ketiga, lakukan deteksi dini kanker paru-paru bisa melalui foto torak atau CT scan

Lalu, apa yang dilakukan saat bibit kanker paru-paru sudah ada ?

Pertama, jangan stress dengan kekuatiran berlebihan.
Perlu diketahui bahwa penyembuhan penyakit kanker, termasuk kanker paru-paru, berkaitan juga dengan kondisi emosional pasien kanker. Jika pasien kanker optimis maka proses penyembuhannya akan berlangsung cepat.

Kedua, konsumsi makanan sehat yang mampu menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pertumbuhan sel-sel kanker. Makanan yang sehat tersebut seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.Jus Tahitian Noni adalah nutrisi dari buah-buahan yang efektif mencegah kanker paru-paru.

Ketiga, hentikan kebiasaan yang mendukung pertumbuhan sel-sel kanker paru-paru seperti merokok dan menjauhi lingkungan perokok

Keempat, lakukan olah raga secara rutin. Olah raga akan menciptakan tubuh lebih sehat, jantung lebih kuat, pasokan oksigen dalam darah lebih optimal dan sel – sel yang sehat memiliki kemampuan menjadi sel – sel anti kanker.

Pilih Terbebas Atau Terkena Kanker Paru – Paru

Demikianlah cara praktis supaya kita terhindar dari kanker paru-paru. Pilihan tergantung kita, apakah kita memilih untuk bebas dan hidup sehat tanpa adanya kanker paru – paru ataukah kita memilih hidup dalam kondisi sel – sel kanker menetap dan berbiak di paru – paru kita.

Jika Anda membutuhkan informasi lengkap mengenai cara ampuh penyembuhan penyakit kanker paru – paru, silahkan kontak kami di nomor 085230918868 atau WA di nomor tersebut.

 

Pentingnya Mengenal Gejala Penyakit Kanker Dan Faktor Psikologis Penderita Kanker

Salah satu penyebab utama besarnya jumlah penderita kanker karena gejala penyakit kanker tidak dikenali oleh masyarakat awam. Separuh pasien penyakit kanker di dunia menimpa negara berkembang dan negara miskin dengan tingkat kesembuhan 40 %. Kondisi ini berbeda dengan negara barat yang mana tingkat kesembuhan penderita kanker mencapai 80 %.

Sangat wajar jika ketiadaan akses kesehatan dan nutrisi yang mencukupi menjadi faktor penting gagalnya perawatan penderita kanker. Faktor lain adalah pengetahui masyarakat mengenai jenis penyakit yang dideritanya juga sangat minim. Penyakit kanker sudah menjadi jenis penyakit mematikan dengan persepsi kematian yang menyertainya.

obat penyakit kanker telinga
Contoh penyakit kanker telinga yang terjadi di luar telinga

Bila kita melihat kondisi di Indonesia, pada saudara, teman atau tetangga kita sendiri, sepertinya tidak jauh berbeda dengan fakta di atas yaitu minimnya informasi yang dipahami masyarakat dengan benar atas penyakit kanker ini.

Yang lebih tragis adalah bukanlah minimnya informasi yang dipahami tetapi kesalahan fatal mengenai penyakit kanker dan cara pengobatan penyakit kanker tersebut. Penyembuhan penyakit kanker haruslah diletakkan pada kondisi penanganan ideal termasuk pola makan. Sayangnya, banyak yang tidak mengetahui ini sehingga memberikan jenis makanan yang justru menambah parah kondisi pasien, yaitu jenis makanan hewani, susu dan terigu.

Mengenal Gejala Dini Penyakit Kanker

Dengan mengenali sedini mungkin gejala penyakit kanker, maka pencegahan dan pengobatan kanker dapat dilakukan lebih awal. Pengetahuan gejala awal penyakit kanker adalah pengetahuan penting jika sedari awal kita mengharapkan terbebas dan selamat dari serangan penyakit kanker ini.

Dan seperti yang sudah ditulis di atas, ada jenis penyakit kanker yang sulit diketahui gejala awalnya dan pasien baru menyadari ketika stadium penyakit kanker sudah pada stadium lanjut.

Gejala awal kanker yang mudah dilihat secara fisik meliputi benjolan di payudara, sulit menelan,borok di mulut yang tak sembuh-sembuh,pendarahan yang berlangsung lama, perubahan frekuensi BAB,penurunan berat badan meski tidak sedang melakukan diet,batuk atau napas sesak,perubahan suara,perubahan gangguan pencernaan,dan pembesaran tahi lalat.

Namun, apapun gejala penyakit kanker stadium awal yang berhasil kita kenali, faktor terpenting adalah menjaga tubuh untuk selalu siaga terhadap serangan kanker dengan sebaik mungkin memberikan nutrisi bagi tubuh.

Mengenal Psikologi Pasien Kanker

Penyembuhan pasien kanker ternyata tidak hanya melibatkan faktor fisiologis saja. Hal yang kadang terlupakan adalah membantu pasien kanker dari sisi psikologis ternyata memberi sumbangan besar bagi perkembangan kesehatan pasien kanker.

Penderita penyakit kanker memiliki kecenderungan menghinggapi pada orang dengan Kepribadian Tipe C. Ciri dari tipe kepribadian ini adalah sering menahan atau menyangkal emosi terutama marah, terlalu merasionalkan segala sesuatunya dan ingin selalu tampil baik dan sempurna di mata orang. Dengan kondisi kepribadian seperti itu maka orang akan sering mengalami kelelahan mental.

Pada penderita kanker, kondisi psikologis yang dihadapi adalah depresi,kecemasan,kemarahan, dan tidak mempunyai harapan.

Ada beberapa pasien penyakit kanker yang berkonsultasi ke kami dalam kondisi yang panik. Mereka menceritakan kondisi kesehatannya, bahkan ketakutannya atas resiko kematian yang akan dihadapi. Tidak jarang, akhir dari penyakit kanker adalah kematian. Resiko kematian ini terjadi akibat penanganan penyakit kanker yang terlambat.

Kondisi psikologis tersebut harus ditangani seiring dengan proses penyembuhan penyakit kanker dengan pendekatan fisiologis.

Informasi mengenai cara penyembuhan penyakit kanker, silahkan kontak WA di 085230918868

Ancaman Penyakit Kanker Usus Besar Bagi Manula

Usia lanjut dengan usia di atas 50 tahun adalah usia rentan untuk terkena penyakit. Pada usia lanjut, kondisi metabolisme tubuh sudah mengalami banyak penurunan. Sel – sel tubuh tidak seaktif semasa muda untuk melakukan regenerasi. Kekuatan otot berkurang. Dan sebagainya. Pada usia lanjut ini, manusia rentan terkena penyakit, termasuk penyakit kanker usus besar.

Kanker usus besar, dikenal juga dengan kanker kolon ini, menjadi penyebab kematian nomor 2 untuk pria dna nomor 3 pada wanita.

cara penyembuhan penyakit kanker kolon
Penyakit kanker kolon

Bukanlah kasus yang sedikit bila pada usia lanjut, apalagi setelah pensiun, manusia menderita banyak penyakit dalam satu waktu atau penyakit komplikasi. Kita bisa melihat fakta ini ketika berkunjung ke rumah sakit. Ternyata, banyak pasien rumah sakit yang berusia lanjut. Tentu kita tidak ingin bila nantinya di usia lanjut, tubuh kita menjadi sarang banyak penyakit.

Kami beberapa kali menerima keluhan melalui telpun secara langsung ataupun melalui chat lewat WA, dimana sebagian besar adalah orang tua. Mereka mengeluhkan penyakitnya, mulai dari penyakit trigeminal neuralgia, hingga penyakit yang berat yaitu penyakit kanker, termasuk kanker usus besar.

Kebiasaan penyebab penyakit kanker usus besar

Setelah kami lacak melalui percakapan seperti apa kebiasaanya, ternyata para penderita penyakit kanker tersebut memiliki kebiasaan yang sama yaitu :

Pertama, Mereka memiliki kebiasaan makan yang sembrono. Semua jenis makanan terutama makanan hewani, makanan yang terbuat dari terigu, jenis makanan instan, dan waktu makan lewat malam. Makanan hewani yang dikonsumsi-pun jenis bagian tubuh bagian dalam atau organ seperti usus, hati, otak, juga termasuk kulit (terutama kulit ayam).

Jelaslah bahwa makanan yang dikonsumsi di atas, bukanlah jenis makanan yang sehat. Apalagi, selain mengkonsumsi makanan yang tidak dianjurkan tersebut, asupan sayuran dan buah – buahan sangat kurang.

Kedua, Mereka yang rentan terkena penyakit kanker usus besar di usia tua adalah mereka yang selama bertahun –tahun mengalami tekanan psikologis akibat beban kerja atau lingkungan, dan lainnya. Kondisi mental yang cemas ataupun was – was ternyata berimbas pada penurunan daya tahan tubuh, kerusakan sistem pencernaan sehingga tidak mencerna makanan dan minuman secara maksimal.

Karenanya, penting diperhatikan bahwa di usia lanjut untuk menjaga kondisi mental untuk nyaman, senang dan bahagia.

Ketiga, Kebiasaan selama puluhan tahun yang mengabaikan pentingnya aktifitas fisik atau olah raga. Beban pekerjaan yang berat dan kurangnya waktu, seperti di kota besar akibat terjebak kemacetan bertahun – tahun, menjadikan waktu untuk berolah raga kurang bahkan tidak ada. Banyak duduk di belakang meja kerja adalah konsekuensi pekerjaan yang biasa dilakukan sehingga aktifitas tubuh tidak seimbang. Banyak duduk mengakibatkan sisa makanan yang dikonsumsi akhirnya menumpuk menjadi lemak jahat.

Setidaknya, ketiga hal di atas itulah, yang umum menjadi penyebab akumulasi mengapa di usia tua akhirnya tubuh kita menimbun banyak persoalan kesehatan, termasuk kanker usus besar.

Informasi penyembuhan kanker usus besar, silahkan baca : Cara alami pengobatan kanker usus besar tanpa operasi

Apakah Kanker Usus Besar Hanya Menyerang Usia Lanjut ?

Berita buruk mengenai populasi manusia yang terkena kanker kolon atau kanker kolorektal ini adalah BUKAN hanya manusia berusia lanjut saja yang terancam, namun juga yang berusia muda belasan tahun atau generasi milenial.

Lah, kok bisa ? Nah, inilah berita buruk dan mengejutkan. Berdasarkan data dari Surveillance, Epidemiology and End Result (SEER), peningkatan penderita kanker kolorektal di kalangan milenial selama meningkat 2.4 % pertahun. Resiko terkena kanker usus besar dari 20 orang adalah 1 orang. Seperempat orang yang terdiagnosa kanker usus besar, langsung berada pada stadium lanjut. Dan hanya 10 % yang bisa bertahan hingga 5 tahun.

Tanda – tanda masalah pada sistem Pencernaan, termasuk usus besar

Bentuk kewaspadaan tersebut dimulai dengan mengenali tanda – tanda jika perut kita bermasalah. Berikut tanda – tandanya :

Bentuk feses atau BAB kita tidak normal, tetapi seperti pita kecil. Kondisi ini terjadi sebagai akibat usus telah mengalami penyempitan.

Pencernaan kita bermasalah dan didiagnosa terkena radang usus. Sayangnya, pengobatan radang usus ini tidak membawa kesembuhan, justru ada rasa sakit lain yang dirasakan. Artinya, bukan penyakit radang usus yang sebenarnya menimpa kita.

Gejala kanker usus besar juga bisa dikenali bila kita mengalami konstipasi berlarut – larut. Kita menjadi kesulitan untuk BAB bahkan kesakitan.

Saat BAB, kita juga mengeluarkan darah berwarna merah marun bahkan hitam.

Gejala yang mudah terlihat dari luar dari kanker usus besar adalah terjadi penurunan berat badan, badan terasa lemas dan kekurangan sel darah merah.

Perut sering kembung , kram dan banyak gas. Kita merasa tidak nyaman dengan kondisi perut. Bahkan setelah makan, lambung kita memproduksi refluks asam. Kondisi yang berlangsung lama dan berlarut – larut ini mengindikasikan bahwa ada masalah serius dari sistem pencernaan kita.

Jadi, di usia lanjut sudah menjadi keharusan bagi kita untuk lebih hati – hati memilih makanan karena kankeru usus besar adalah akumulasi dari kebiasaan salah selama puluhan tahun, meskipun di usia muda juga beresiko.

Pengen Tahu Cara Terbaik Menghindari Penyakit Kanker, Seperti Inilah !

Penyakit Kanker dapat dihindari dengan cara diet makanan. Kok bisa ? Apa hubungan antara makanan dengan penyakit kanker ? Lantas,  bagaimana caranya diet makanan  ?

Makanan yang manis merupakan kesukaan sel kanker, bahan pewarna sintetis dan zat pengawet juga harus dihindari. Sel kanker juga senang dengan lingkungan asam. Untuk itu, penderita harus menghindari daging yang dapat meningkatkan pH tubuh.

Protein daging memerlukan enzim yang cukup banyak untuk dapat merombaknya menjadi asam amino sehingga sisa daging yang tidak tercerna akan tertinggal dan membusuk di saluran cerna dan menjadi racun yang disenangi oleh sel kanker. Lebih baik mengkonsumsi ikan seperti ikan salmon, tuna, makarel, teri basah.

Dinding sel kanker terdiri dari protein yang kuat. Dengan menghindari makan daging maka enzim yang dibutuhkan untuk mencerna daging akan sedikit sehingga enzim dapat dipergunakan untuk mencerna sel kanker.

Tahapan stadium kanker payudara
Tahapan stadium kanker payudara

Sayur dan buah dapat membuat pH tubuh menjadi alkalis atau basa. Jus Tahitian Noni dibuat dari buah-buahan yang mampu menciptakan lingkungan tidak ramah bagi sel kanker.

Penyakit kanker merupakan penyakit yang melibatkan pikiran, jiwa dan emosi. Untuk itu perlu diciptakan suasana hati, jiwa dan emosi yang proaktif dan positif yang dapat membanti penyembuhan kanker lebih cepat.

Sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan tinggi oksigen. Oleh karena itu setiap hari dianjurkan bagi penderita kanker untuk olah raga.

Mengolah makanan tidak boleh memicu karsinogen seperti dibakar, di sate, di asap, digoreng sampai garing. Hendaknya menggoreng dan menumis dengan minyak sayur nabati dan dengan api yang kecil. Mengkonsumsi zat antioksidan yang berasal dari sayur dan buah untuk menangkal radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Cara menghindari penyakit kanker lainnya adalah kondisi mental atau psikologis kita yang nyaman, tenang dan damai. Buatlah kondisi psikologis kita selalu gembira, ikhlas dan ringan. Jangan bebani diri kita dengan pikiran yang berlebih dan perasaan was – was.

Kondisi psikologis yang tidak stabil dan tertekan akan berdampak buruk pada semua metabolisme tubuh, termasuk sistem pencernaan. Penyakit kanker timbul sebagian besar dipengaruhi oleh faktor psikologis. Begitupun proses penyembuhan penyakit kanker.

Istirahat yang cukup, yaitu dengan tidur secara berkualitas. Istirahat yang ideal adalah tidur dimana tubuh tidak beraktifitas dan menyediakan diri untuk melakukan proses pembentukan sel.

Jangan lupa olah raga secara proporsional. Melalui olah raga secara teratur ternyata menimbulkan efek terjadinya pembentukan sel – sel tubuh anti kanker secara alami. Olah ragalah secara teratur ditambah asupan nutrisi yang cukup.

Jadi, sebetulnya tidak sulit untuk menghindari penyakit kanker. Cukup dengan menjaga pola makan kita dan menghindari makanan yang tidak sehat.

Kenali Jenis Buah – Buahan Yang Efektif Menyembuhkan Penyakit Kanker Dan Menjaga Kesehatan Kita

Sel kanker tidak bisa hidup di lingkungan yang basa. Lingkungan basa dalam tubuh ini bisa dikondisikan dengan mengkonsumsi buah – buahan dan sayuran. Sayuran bisa dikonsumsi secara mentah, karena bila dimasak akan mengurangi nutrisinya.

Sel kanker tumbuh dan berkembang di lingkungan yang asam. Lingkungan asam tercipta jika kita mengkonsumsi makanan hewani, bergula, makanan dari terigu, minuman beralkohol, minuman soda dan makanan yang dibakar. Termasuk pula di dalamnya, makanan cepat saji dengan pemanis buatan.

Dengan fakta di atas maka penderita penyakit kanker bisa menempuh proses penyembuhan penyakitnya dengan mengkonsumsi buah – buahan.

Buah - buahan penyusun produk herbal Jus tahitian noni
Buah – buahan yang bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit kanker

Berikut saya tuliskan beberapa jenis  buah – buahan yang mengandung nutrisi untuk menyembuhan penyakit kanker.

Sirsat

Sirsat mengandung annonalin dan quinonoles yang mampu berperan menekan pertumbuhan sel – sel kanker. Sel kanker tidak tumbuh berkembang akibat aliran nutrisi ke sel kanker mampu dicegah.

Nanas

Kandungan nutrisi nanas memili peran penting yaitu membunuh sel – sel kanker dan secara bersamaan memulihkan kembali sel – sel yang rusak.

Anggur

Anggur memiliki kandungan flavonoid yang banyak dengan peran sebagai antioksidan dan antiinflamasi atau anti peradangan. Dengan peran seperti tersebut maka anggur efektif di dalam memerangi sel – sel kanker.

Jika Anda menderita kanker di saluran pencernaan, mulai dari lambung hingga usus besar, termasuk kanker di payudara dan kanker hati, maka mengkonsumsi anggur adalah pilihan tepat untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker tersebut.

Anda bisa membaca info lengkap mengenai cara penyembuhan kanker usus besar pada tautan : Cara alami pengobatan kanker kolon tanpa operasi.

Pepaya

Buah pepaya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan berperan sangat baik sebagai antioksidan. Mengkonsumsi buah pepaya akan menjaga tubuh dari tumbuh berkembangnya sel kanker yang berasal dari makanan olahan yang tidak sehat. Penderita kanker serviks disarankan untuk memperbanyak konsumsi pepaya dalam proses penyembuhannya.

Strawberry

Buah strawberry memiliki kandungan vitamin C dalam jumlah yang banyak. Selain itu, buah yang berwarna merah cerah ini kaya atas flavonoid, polifenol dan pythonutrients yang berperan aktif sebagai agen anti karsinogen.

Jika Anda menderita penyakit kanker kemih, kanker payudara, kanker kulit dan kanker paru – paru, maka mengkonsumsi strawberry bisa menjadi solusi alami penyembuhan penyakit kanker yang Anda derita.

Buah strawbeery untuk penyembuhan penyakit kanker
Khasiat buah strawberry untuk menyembuhkan penyakit kanker

Noni atau Mengkudu

Buah mengkudu memiliki kandungan vitamin dalam jumlah yang lengkap selain beberapa jenis senyawa bioaktif yang berperan langsung dalam penyembuhan penyakit kanker seperti proxeronine. Anda bisa memiliki buah noni sebagai solusi penyembuhan penyakit kanker Anda.

Jus Tahitian Noni yang kami pasarkan memiliki komponen utama dari buang noni atau mengkudu ini.  Selain, proxeronine, manfaat dari buah mengkudu adalah kandungan nutrisi yang mampu menangkal serangan sel – sel kanker dan membentuk sel – sel tubuh dengan cepat.

Informasi pembelian Jus Tahitian Noni, silahkan kontak nomoe WA di 085230918868

Siapa Saja Artis Yang Meninggal Dunia Akibat Penyakit Kanker ?

Penyakit kanker tergolong jenis penyakit yang mematikan, jika kita tidak mengetahui cara penangannya secara tepat. Penderita kanker tidak mengenal usia, strata sosial, tingkat pendidikan dan tempat tinggal. Apakah kita berada di desa ataupun di kota, tidak menutup kemungkinan adanya serangan kanker yang siap menimpa kita. Jumlah penderita kanker, menurua berbagai rilis lembaga kesehatan baik dari WHO maupun kementrian kesehatan ataupun institusi lain yang menaruh perhatian pada kanker, ternyata meningkat dari tahun ke tahun.
Penyakit kanker esofagus
Ilustrasi seorang penderita kanker esofagus
Fakta mengenai kenaikan jumlah penderita kanker tentunya membuat kita prihatin sekaligus waspada, karena kita juga tidak terlepas dari bahaya kanker itu. Banyak kalangan selebritis dunia ataupun selebritis nasional yang meninggal dunia akibat penyakit kanker ini. Artikel ini menuliskan sekilas siapa saja kalangan selebritis yang diakhir hayatnya terkena serangan kanker.

Kanker Serviks

Salah satu jenis penyakit kanker yang paling banyak diderita kaum hawa adalah kanker serviks. Kanker serviks ini menjadi momok karena resiko kematian yang diakibatkannya. Jumlah penderita kanker serviks atau dikenal juga dengan kanker leher rahim atau kanker mulut rahim untuk Indonesia mencapai sepertiga penderita kanker serviks dunia. Sebagian besar penyebab kanker serviks ini dari virus HPV yang menyerang leher rahim.
obat herbal kanker serviks
Penyakit kanker servis adalah penyakit yang sangat ditakuti kaum wanita
Julia Perez atau Jupe adalah salah satu artis Indonesia yang meninggal dunia akibat kanker serviks ini. Bertahun artis ini berjuang untuk sembuh dari kanker serviks melalui berbagai pengobatan termasuk perawatan di luar negeri. Artis top dunia yang meninggal akibat kanker serviks adalah Anita Mui mengumumkan ke publik bahwa dia menderita kanker serviks pada September 2003. Artis dan penyakit dari Hongkong ini berbulan – bulan berjuang menyembuhka penyakitnya. Sayangnya, pada Desember 2003, dia meninggal dunia pada usia 40 tahun. Eva Peron atau dikenal sebagai Evita didiagnosa menderita kanker serviks pada Agustus 1951. First lady Argentina ini menjalani pengobatan lama melalui radiasi dan kemoterapi untuk menyembuhkan kanker serviksnya. Pada tahun 1952, Evita meninggal dunia. Baca : Cara alami pengobatan kanker serviks dengan nutrisi bioaktif  tanpa operasi

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis penyakit kanker kedua yang banyak menyerang kaum hawa, meskipun kaum adam tidak terbebas dari penyakit kanker ini. Ada anggapan yang salah bahwa penyakit kanker payudara hanya menyerang kaum wanita saja. Penyanyi Melky Goeslaw, ayahanda dari penyakit Melly Goelaw, adalah artis pria yang meninggal dunia akibat kanker payudara pada Desember 2006 di usia 69 tahun. Penyakit kanker payudara yang dideritanya, ternyata telah menyebar ke paru – paru dan menjadi kanker paru – paru. Iceu Wong meninggal dunia di usia yang relatif masih muda yaitu 30 tahun. Penyanyi ini mengidap penyakit kanker payudara bertahun – tahun. Dalam 2 bulan setelah almarhuhah di vonis mengidap kanker payudara stadium 2, penyakit kankernya meningkat menjadi stadium 4, Iceu Wong meninggal dunia pada 22 Juli 2015. Penyanyi senior Diana Nasution meninggal dunia pada 4 Oktober 2013 akibat serangan kanker payudara yang telah dideritanya bertahun – tahun. Artis yang lebih muda, yaitu pesinetron Renita Sukardi meninggal dunia di di usia 37 tahun akibat kanker payudara stadium 3B. Pesinetron lainnya yaitu Yana Zein meninggal dunia di usia 4 tahun akibat kanker payudara stadium 4B.

Kanker Darah

Selain kanker serviks dan kanker payudara di atas, ada juga artis yang meninggal dunia akibat kanker darah atau leukimia. Berita yang terbaru adalah penyanyi senior Dian Permana Putra meninggal dunia akibat leukimia pada 27 Desember 2018 lalu. Dian Permana Putra meninggal dunia di usia 57 ta  

Kenali Berbagai Faktor Yang Menyebabkan Kenaikan Jumlah Penderita Kanker

Jumlah kematian akibat kanker di dunia mencapai 8 juta orang lebih dan terdapat 14 juta kasus baru penderita kanker. Dalam 20 tahun ke depan, penderita kanker akan meningkat hingga 70 persen. Peningkatan jumlah penderita kanker tersebut juga terjadi di Indonesia.

Di lingkungan sekitar kita pun, bahkan anggota keluarga terdekat, juga diri kita sendiri tidak terbebas dari ancaman penyakit kanker. Kita harus waspada. Dan muncul pertanyaan, apa yang menjadi pendorong peningkatan jumlah penderita kanker tersebut.

cara pengobatan Kanker payudara
Kanker payudara termasuk jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbesar

Ada banyak faktor yang mendorong terjadinya dan bertambahnya jumlah penderita kanker dari tahun ke tahun. Kami tuliskan beberapa penyebab di bawah ini.

Berbagai faktor penyebab terjadinya kanker

Di negara maju seperti Amerika Serikat peningkatan jumlah penderita kanker mencapai 14,5 juta kasus. Kondisi ini terjadi di negara dengan tingkat pendidikan tinggi dan tenaga medis yang besar. Lantas, bagaimana dengan negara yang strata kemakmuran di bawah Amerika Serikat ?
Ternyata faktor – faktor peningkatan penderita kanker tidak berkaitan dengan tingkat pendidikan dan jumlah tenaga medis atau modern tidaknya rumah sakit yang ada. Setidaknya ada 3 faktor utama yaitu :

1. Kegemukan dan pola makan tidak sehat

Sel kanker terbentuk dari perkembangan sel – sel tubuh menjadi abnormal. Sel abnormal inilah yang disebut sebagai sel kanker.

Bagaimana kok bisa sel normal berkembang menjadi abnormal ? Karena didorong oleh faktor eksternal yang membuat tubuh bereaks tidak sebagaimana seharusnya atau normal. Salah satu faktor eksternal itu adalah makanan. Bukankah makanan itu adalah sumber nutrisi dari pembentukan sel – sel tubuh.

Pola makan yang salah adalah pintu masuk yang menumbuhkan sel kanker. Ciri bagaimana kita memiliki pola makan salah adalah terjadinya obesitas atau kegemukan. Pola makan ini meliputi jenis makanan, cara makan dan cara pengolahan makanan. Obesitas ini diperkirakan menggeser merokok yang disinyalir sebagai penyebab kegemukan.

Beberapa jenis kanker yang timbul sebagai akibat dari obesitas adalah kanker kolon, kanker rektum, kanker payudara, kanker pankreas, kanker kantung empedu, kanker tiroid, kanker ginjal, kanker endometrium dan kanker esofagus.

2. Faktor usia lanjut

Bertambahnya usia menjadikan sel – sel tubuh dan kemampuan metabolisme tubuh secara alami menurun. Sisi yang lain, sudah ada akumulasi dari berbagai faktor pemicu kanker seperti makanan tidak sehat, pencemaran dan pola hidup tidak sehat selama puluhan tahun.

Lanjut usia pun memberi dorongan untuk mengurangi aktifitas fisik. Kurangnya olah raga menjadi salah satu pemicu timbulnya kanker.

Data statistik penderita kanker di Amerika Serikat menemukan bahwa 77 persen penderita kanker dialami oleh orang dengan usia di atas 55 tahun.
Nah, menjadi motivasi bagi kita untuk mendorong orang tua kita lebih rajin berolah raga dan mengkonsumsi makanan sehat supaya terhindar dari kanker.

3. Pencemaran Lingkungan

Manusia hidup berada dalam lingkungan baik air, udara, tanah dan cahaya matahari. Kondisi lingkungan yang buruk menjadikan masukan air tidak memenuhi standar, udara tidak memiliki kadar oksigen yang mencukupi akibat asap baik kebarakan hutan maupun kendaraan bermotor serta pabrik, dan radiasi matahari yang lebih panas akibat UV dan ditambah molekul udara seperti CO2 yang mamantulkan panas itu.

Kondisi lingkungan yang buruk memaksa tubuh bereaksi tidak seperti seharusnya. Dalam kondisi tidak menguntungkan ini, secara perlahan sel – sel kanker tumbuh dalam tubuh manusia. Ancaman dari penyakit kanker datang bak tamu tak diundang di dalam rumah kita.

Informasi mengenai nutrisi untuk membantu menyembuhkan penyakit kanker kita, kontak WA 085230918868

Fakta Peningkatan Jumlah Penderita Kanker di Indonesia, Sungguh Memprihatinkan !

Jumlah penderita penyakit kanker, baik di tingkat dunia maupun di tingkat nasional, menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Kenaikan jumlah tersebut diiringi pula kenaikan kematian akibat penyakit kanker.

Data yang dihimun Globocan untuk tahun 2018 saja, jumlah penderita kanker di Indonesia mencapai 348 ribu penderita dengan jumlah kematian mencapai 207 ribu. Jumlah yang sangat besar untuk setahun saja.

Dari keseluruhan jumlah penderita kanker di atas, penderita kanker payudara mencapai 58 ribu orang, kanker rahim 32 ribu penderita dan penderita kanker usus besar berjumlah 32 ribu. Faktor terbesar dari timbulnya penyakit kanker tersebut adalah faktor makanan.

cara pengobatan kanker payudara
Kanker payudara adalah jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita sangat banyak

Informasi pengobatan kanker payudara, silahkan baca : Cara alami penyembuhan kanker payudara tanpa operasi

Hambatan Penyembuhan Penyakit Kanker

Pada sisi lain, akses pengobatan kanker ke masyarakat tidak merata. Fasilitas penyembuhan penyakit kanker yang lengkap berada di kota besar, sedangkan pasien kanker banyak yang berada di kota kecil ataupun di daerah.

Boleh jadi jumlah penderita kanker lebih besar dari data yang tercatat di atas dikarenakan tidak semua pasien kanker melakukan upaya pengobatan ke instansi kesehatan resmi pemerintah seperti puskesmas.

Banyak faktor yang menjadi hambatan bagi penderita kanker untuk mendapatkan pengobatan kanker secara komprehensif. Faktor itu mulai dari program pencegahan kanker, upaya deteksi dini kanker dan pengobatan kanker berdasarkan bukti laboratorium atau berbasis bukti.

Rentang wilayah Indonesia yang sangat luas dengan strata pendidikan dan fasilitas kesehatan yang bervariasi atau tidak merata menjadi tantangan bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan pengobatan kanker secara merata.

Tidak mengherankan bila banyak penderita kanker yang memiliki dana kemudian memilih tempat terapi kanker di luar negeri seperti di Singapora, Malaysia, dan China.

Kami sendiri pernah menerima konsultasi pasien kanker yang mencoba mencari kesembuhan penyakitnya dengan berobat ke luar negeri namun tidak mendapatkan hasil terbaik. Pasien kanker ini kemudian memilih pengobatan alami seperti mengkonsumsi nutrisi bioaktif Jus Tahitian Noni yang kami pasarkan.

Kerusakan Nutrisi Sebagai Pintu Masuk Penyakit Kanker

Penyakit kanker terjadi ketika sel – sel tubuh berkembang tidak normal. Mengapa sel – sel tubuh itu menjadi tidak normal ? Faktor terbesarnya adalah makanan yang menjadi nutrisi pembentuk sel bukanlah jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sudah menjadi hal yang umum bahkan menjadi kebiasaan mengkonsumsi makanan dengan bahan pengawet, makanan cepat saji, makanan yang dibakar, makanan bergula bahkan tambahan nutrisi dengan bahan sintesis seperti pemanis buatan dan pewarna buatan.

Jajanan yang dijual di jalan, terutama di depan sekolah dasar, sebagian besar menggunakan pewarna buatan. Bisa dibayangkan dalam waktu bertahun – tahun, bahan yang bukan untuk dikonsumsi itu masuk ke dalam tubuh. Pewarna buatan hanyalah salah satu contoh kerusakan makanan yang dikonsumsi oleh kita.

Faktor lainnya adalah kurangnya sayuran dan buah – buahan, gaya hidup yang lebih mengandalkan mesin seperti berkendara dibandingkan aktifitas fisik, kegemukan, polusi lingkungan seperti polusi udara, kebiasaan merokok , minuman bersoda dan lain – lain.

Tubuh menerima banyak sekali hal yang tidak dibutuhkan dan merusaknya. Hasil akhirnya adalah tubuh merespon dengan berkembang tidak semestinya. Sel – sel tubuh menjadi sel tidak normal. Dan disinilah, penyakit kanker muncul, berkembang dan mengancam jiwa.

 

 

Kenali Penyakit Kanker Yang Mengalami Peningkatan Jumlah Penderitanya

Data statisik yang dirilis jurnal internasional kanker dan WHO memperkirakan penyakit kanker akan menjadi penyakit dengan jumlah penderita terbesar di dunia. Ada faktor yang menyebabkan ramalan itu terjadi yaitu faktor usia dan gaya hidup yang merusak kesehatan seperti pola makan yang salah.

Beberapa jenis kanker yang tetap menjadi ‘primadona’ di karenakan bertengger diurutan atas banyaknya penderita kanker adalah kanker paru – paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker ginjal dan kanker hati.

cara pengobatan Kanker payudara
Kanker payudara termasuk jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbesar

Di luar jenis kanker di atas, ternyata data statistik pula menunjukkan beberapa jenis kanker yang mengalami peningkatan cukup signifikan jumlah penderitanya. Apa saja jenis kanker tersebut ? Berikut beberapa di antaranya :

Virus Human papillomavirus (HPV)

HPV menjadi pintu masuk berkembangnya banyak jenis penyakit kanker. HPV dikenal sebagai penyebab terjadinya kanker serviks. Sejauh ini diketahui ada 130 tipe virus HPV dengan jenis mutasi berbeda ada 40.

Ketika virus HPV masuk ke dalam tubuh, maka sel tubuh yang terinfeksi akan berkembang tidak normal dan terjadi terus – menerus untuk menjadi kanker dengan catatan bahwa sistem pertahanan tubuh tidak kuat. Jika sistem pertahanan tubuh kuat maka secara otomatis sel tubuh yang terinfeksi akan kembali normal.

Dampak dari virus HPV adalah kemungkinan munculnya berbagai jenis kanker seperti kanker penis, kanker vulva, kanker vagina, kanker anus, kanker leher, kanker otak, dan kanker pada bagian belakang tenggorokan seperti kanker pada dasar lidah dan amandel.

Ternyata begitu banyak dampak buruk yang ditimbulkan dari infeksi virus HPV tersebut. Dan solusi terbaik untuk menangkal virus HPV adalah meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem kekebalan tubuh.

Baca juga : Bukti penyembuhan kanker payudara tanpa kemoterapi.

Kanker Pada Sistem Pencernaan

Jenis penyakit kanker lain yang sedang “naik daun’ adalah penyakit kanker yang berhubungan dengan pencernaan yaitu kanker lambung atau Adenokarsinoma gastroesofagus, kanker hati, kanker ginjal dan kanker pankreas.
Beberapa penyebab timbulnya penyakit kanker sistem pencernaan adalah pola makan yang buruk, mengkonsumsi makanan yang tidak tepat bahkan tercemar dan infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori . Jenis bakteri ini menimbulkan resiko terjadinya penyakit kanker perut.

Hal yang perlu diwaspadai berkaitan dengan kanker di saluran pencernaan adalah sulitnya diagnosa awal kanker ini dikarenakan gejala kanker yang dimunculkan menyerupai gejala penyakit perut seperti sakit asam lambung dan sakit gangguan usus.

Hal kedua yang harus diwaspadai juga adalah mudahnya penyebaran sel – sel kanker pada sistem pencernaan ke bagian lain tubuh jika tidak segera ditangani. Nah, repotnya seperti bagian di atas, gejala awal kanker di pencernaan ini sulit dideteksi. Karenanya, cara terbaik adalah melakukan upaya maksimal untuk mencegah terjadinya kanker. Bukankah begitu ?

Kanker Kulit

Kanker kulit menjadi salah satu jenis kanker yang mengalami lonjakan jumlah penderitanya. Faktor terbesar penyebab dari kanker kulit adalah penggunaan bahan kimia dalam kosmetik termasuk pemutih kulit. Faktor lainnya adalah lingkungan yang tercemar dan radiasi UV matahari.

Ada 3 jenis penyakit kulit yang umum yaitu kanker kulit karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal dan jenis melanoma. Jenis – jenis penyakit kanker kulit ini umum dijumpai pada bagian wajah, tangan, kaki, kepala dan leher.

Jumlah Penderita Kanker Meningkat, Apa Yang Harus Dilakukan ?

Tahukah Anda bahwa dari tahun ke tahun jumlah penderita dan kematian akibat penyakit kanker meningkat ? Laporan dari International Agency for Research on Cancer mengungkapkan bahwa di tahun 2019 ini sudah terjadi kematian 9,6 juta jiwa akibat penyakit kanker dan terdapat 18,1 juta pasien baru akibat kanker. Peningkatan kematian akibat kanker seiring penurunan jumlah kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Data di atas menjabarkan bahwa 1 dari 5 pria dan 1 dari 6 wanita akan terserang penyakit kanker dengan kematian sebanyak 1 dari 8 pria dan 1 dari 11 wanita. Sebagian besar dari korban penyakit kanker ini berusia lanjut. Ternyata, kematian akibat penyakit kanker pada kaum pria lebih besar dibandingkan kematian pada kaum wanita.

Beberapa jenis penyakit kanker yang menelan korban besar adalah kanker payudara, kanker lambung, kanker paru – paru dan kanker kolorektal. Dari empat jenis penyakit kanker ini, kanker paru – paru tercatat menewaskan penderita kanker terbesar sebanyak 1,8 juta kematian atau 18,4 persen dari keseluruhan penderita kanker.

Setelah kanker paru – paru adalah kanker kolorektal, kanker lambung, kanker hati dan kanker payudara dalam hitungan ratusan ribu kematian tiap jenis kanker ini. Informasi pengobatan kanker paru – paru bisa dibaca pada : Cara alami pengobatan kanker paru – paru tanpa operasi

Kaum hawa banyak yang terserang kanker payudara, sedangkan kaum pria terserang kanker paru – paru, kanker lambung, kanker hati, kanker kolorektal dan kanker prostat. Faktor usia sebagai akibat akumulasi pemicu kanker menjadi tanda serangan dari berbagai jenis kanker.

Dengan fakta seperti ini, WHO memperkirakan di masa datang penyakit kanker akan menjadi penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia. Prediksi WHO tersebut didasarkan pada laporan 185 negara dengan melihat 36 jenis kanker yang menyerang manusia.

Benua Asia –yang memiliki jumlah penduduk terbesar dalam sebaran populasi penduduk menurut posisi geografis – menyumbang kematian terbanyak dari akibat penyakit kanker ini lebih dari 50 persen dan menyumbang kemunculan jenis penyakit kanker baru.

Penyebab besarnya penderita kanker dari tahun ke tahun jika dilihat dari data lapangan adalah obesitas, kebiasaan minum alkohol dan merokok. Ada juga faktor lainnya seperti pencemaran lingkungan, kurangnya konsumsi buah dan sayuran, dan kurangnya aktifitas fisik.

Waspadai Kebiasaan Buruk

Dari beberapa faktor utama pemicu timbulnya kanker di atas, dari tahun ke tahun prevalensinya meningkat, bahkan untuk usia remaja. Tidak heran jumlah penderita kanker-pun naik.

Prevalensi merokok anak usia 10 tahun naik untuk tahun 2018 dari 7 persen menjadi 9 persen, Konsumsi alkohol dari 3 persen menjadi 3,3 persen. Aktifitas fisik berkurang dengan jumlah remaja kurang beraktifitas dari 26 persen menjadi 33,5 persen. Dan parahnya lagi, konsumsi sayuran dan buah – buahan kurang bahkan sejak usia 5 tahun dengan prosentasi populasi hingga 95,5 persen.

Nah, sekarang kembali ke diri kita. Apakah kita memiliki berbagai kebiasaan buruk di atas yang berpotensi menimbulkan kanker. Jika ada, ubahlah dari sejak sekarang. Berikan contoh terbaik bagi anak – anak kita mengenai kebiasaan hidup yang bisa mencegah serangan kanker bagi diri dan keluarga kita.

Kontak WA 081234534037