Jumlah Penderita Kanker Meningkat, Apa Yang Harus Dilakukan ?

By | August 28, 2019
Share

Tahukah Anda bahwa dari tahun ke tahun jumlah penderita dan kematian akibat penyakit kanker meningkat ? Laporan dari International Agency for Research on Cancer mengungkapkan bahwa di tahun 2019 ini sudah terjadi kematian 9,6 juta jiwa akibat penyakit kanker dan terdapat 18,1 juta pasien baru akibat kanker. Peningkatan kematian akibat kanker seiring penurunan jumlah kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Data di atas menjabarkan bahwa 1 dari 5 pria dan 1 dari 6 wanita akan terserang penyakit kanker dengan kematian sebanyak 1 dari 8 pria dan 1 dari 11 wanita. Sebagian besar dari korban penyakit kanker ini berusia lanjut. Ternyata, kematian akibat penyakit kanker pada kaum pria lebih besar dibandingkan kematian pada kaum wanita.

Beberapa jenis penyakit kanker yang menelan korban besar adalah kanker payudara, kanker lambung, kanker paru – paru dan kanker kolorektal. Dari empat jenis penyakit kanker ini, kanker paru – paru tercatat menewaskan penderita kanker terbesar sebanyak 1,8 juta kematian atau 18,4 persen dari keseluruhan penderita kanker.

Setelah kanker paru – paru adalah kanker kolorektal, kanker lambung, kanker hati dan kanker payudara dalam hitungan ratusan ribu kematian tiap jenis kanker ini. Informasi pengobatan kanker paru – paru bisa dibaca pada : Cara alami pengobatan kanker paru – paru tanpa operasi

Kaum hawa banyak yang terserang kanker payudara, sedangkan kaum pria terserang kanker paru – paru, kanker lambung, kanker hati, kanker kolorektal dan kanker prostat. Faktor usia sebagai akibat akumulasi pemicu kanker menjadi tanda serangan dari berbagai jenis kanker.

Dengan fakta seperti ini, WHO memperkirakan di masa datang penyakit kanker akan menjadi penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia. Prediksi WHO tersebut didasarkan pada laporan 185 negara dengan melihat 36 jenis kanker yang menyerang manusia.

Benua Asia –yang memiliki jumlah penduduk terbesar dalam sebaran populasi penduduk menurut posisi geografis – menyumbang kematian terbanyak dari akibat penyakit kanker ini lebih dari 50 persen dan menyumbang kemunculan jenis penyakit kanker baru.

Penyebab besarnya penderita kanker dari tahun ke tahun jika dilihat dari data lapangan adalah obesitas, kebiasaan minum alkohol dan merokok. Ada juga faktor lainnya seperti pencemaran lingkungan, kurangnya konsumsi buah dan sayuran, dan kurangnya aktifitas fisik.

Waspadai Kebiasaan Buruk

Dari beberapa faktor utama pemicu timbulnya kanker di atas, dari tahun ke tahun prevalensinya meningkat, bahkan untuk usia remaja. Tidak heran jumlah penderita kanker-pun naik.

Prevalensi merokok anak usia 10 tahun naik untuk tahun 2018 dari 7 persen menjadi 9 persen, Konsumsi alkohol dari 3 persen menjadi 3,3 persen. Aktifitas fisik berkurang dengan jumlah remaja kurang beraktifitas dari 26 persen menjadi 33,5 persen. Dan parahnya lagi, konsumsi sayuran dan buah – buahan kurang bahkan sejak usia 5 tahun dengan prosentasi populasi hingga 95,5 persen.

Nah, sekarang kembali ke diri kita. Apakah kita memiliki berbagai kebiasaan buruk di atas yang berpotensi menimbulkan kanker. Jika ada, ubahlah dari sejak sekarang. Berikan contoh terbaik bagi anak – anak kita mengenai kebiasaan hidup yang bisa mencegah serangan kanker bagi diri dan keluarga kita.

Kontak WA 081234534037

Leave a Reply