Kenali Kanker Prostat mulai dari cara mendeteksi, resiko dan mencegahnya

By | February 5, 2020
Share

Deteksi dini kanker prostat sangat penting dilakukan. Pengobatan dini gejala kanker prostat lebih mudah dilakukan, dan jauh lebih murah, dibandingkan jika kita harus mengobati kanker prostat setelah stadium lanjut.

Sebelum kita membahas tentang cara mendeteksi kanker prostat, perlu diingat kembali bahwa semakin bertambah usia seorang pria secara alamiah metabolisme tubuhnya melemah termasuk prostatnya. Saat yang sama, pertambahan usia seseorang menyiratkan pula akumulasi toksin dalam tubuhnya selama puluhan tahun. Sel – sel kanker terbentuk ketika sel – sel tubuh mendapatkkan nutrisi yang tidak semestinya. Salah satunya sel – sel kanker prostat.

Seperti pada bagian awal, pengobatan kanker prostat lebih mudah bila dilakukan pada kondisi stadium awal. Untuk itu menjadi penting bagi kita untuk mengetahui keberadaan kanker prostat di masa dini.

Kanker prostat di usia lanjut

Perbedaan Prostat normal dan prostat yang menjadi kanker

Cara Mendeteksi Kanker Prostat

Cara deteksi dini kanker prostat yang saat ini berkembang adalah Pemeriksaan colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE). Melalui DRE ini, dokter akan meraba prostat melalui anus dengan sarung tangan.

Melalui pemeriksaan DRE tersebut akan meningkatkan angka harapan hidup pasien kanker prostat hingga 60 persen.

Selain melalui pemeriksaan DRE ada resiko yang memungkinkan terserangnya penyakit kanker prostat. Diantaranya mereka yang beresiko adalah :

– Sudah mengalami kebotakan pada usia dini.
Penelitian terbaru dilakukan terhadap para pria Afrika-Amerika. Mereka merupakan kelompok yang terbanyak menderita kanker prostat di Amerika dengan resiko kematian dua kali lipat.

Dari hasil penelitian diperoleh ternyata para pria yang menderita kanker prostat adalah mereka yang sudah mengalami kebotakan di usia 30-an.

Baca juga : Terapi herbal penyakit kanker prostat menggunakan nutrisi bioaktif

Faktor Resiko Timbulnya Kanker Prostat

Punya Kebiasaan Ngopi

Ternyata gejala pembesaran prostat dipicu juga dengan minuman berkafein.Minuman ber-kafein bersifat diuretik sehingga dapat memicu produksi urin. Konsekuensinya keinginan berkemih meningkat. Gejala kanker prostat akan semakin parah akibat iritasi pada saluran kemih dan pembesaran prostat.

Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok memberikan dampak yang besar bagi munculnya banyak penyakit, termasuk kanker prostat ini.

Makanan yang tidak seimbang

Pola makan dengan kandungan gula yang tinggi serta protein hewani dengan sedikit asupan sayuran dan buah – buahan memberikan resiko munculnya kanker prostat. Jenis makanan olahan yang sudah kehilangan banyak nutrisinya ini telah menjadi makanan harian. Banyak orang tidak mengetahui jenis makanan bernutrisi dan tidak dan mengira makanan yang tinggi gulu, dengan taburan kismis dan susu, adalah makanan yang baik bagi tubuh.

Langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah mencegah dari dini timbulnya kanker prostat ini. Caranya cukup mudah, yakni memperbaiki pola makan dengan memperbanyak sayuran dan buah – buahan, mengurangi dan mengontrol diri dari jenis makanan yang menjadi faktor resiko kanker prostat dan secara teratur berolah raga.

 

 

Leave a Reply