Kenali Penyakit Kanker Yang Mengalami Peningkatan Jumlah Penderitanya

Data statisik yang dirilis jurnal internasional kanker dan WHO memperkirakan penyakit kanker akan menjadi penyakit dengan jumlah penderita terbesar di dunia. Ada faktor yang menyebabkan ramalan itu terjadi yaitu faktor usia dan gaya hidup yang merusak kesehatan seperti pola makan yang salah.

Beberapa jenis kanker yang tetap menjadi ‘primadona’ di karenakan bertengger diurutan atas banyaknya penderita kanker adalah kanker paru – paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker ginjal dan kanker hati.

cara pengobatan Kanker payudara
Kanker payudara termasuk jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbesar

Di luar jenis kanker di atas, ternyata data statistik pula menunjukkan beberapa jenis kanker yang mengalami peningkatan cukup signifikan jumlah penderitanya. Apa saja jenis kanker tersebut ? Berikut beberapa di antaranya :

Virus Human papillomavirus (HPV)

HPV menjadi pintu masuk berkembangnya banyak jenis penyakit kanker. HPV dikenal sebagai penyebab terjadinya kanker serviks. Sejauh ini diketahui ada 130 tipe virus HPV dengan jenis mutasi berbeda ada 40.

Ketika virus HPV masuk ke dalam tubuh, maka sel tubuh yang terinfeksi akan berkembang tidak normal dan terjadi terus – menerus untuk menjadi kanker dengan catatan bahwa sistem pertahanan tubuh tidak kuat. Jika sistem pertahanan tubuh kuat maka secara otomatis sel tubuh yang terinfeksi akan kembali normal.

Dampak dari virus HPV adalah kemungkinan munculnya berbagai jenis kanker seperti kanker penis, kanker vulva, kanker vagina, kanker anus, kanker leher, kanker otak, dan kanker pada bagian belakang tenggorokan seperti kanker pada dasar lidah dan amandel.

Ternyata begitu banyak dampak buruk yang ditimbulkan dari infeksi virus HPV tersebut. Dan solusi terbaik untuk menangkal virus HPV adalah meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem kekebalan tubuh.

Baca juga : Bukti penyembuhan kanker payudara tanpa kemoterapi.

Kanker Pada Sistem Pencernaan

Jenis penyakit kanker lain yang sedang “naik daun’ adalah penyakit kanker yang berhubungan dengan pencernaan yaitu kanker lambung atau Adenokarsinoma gastroesofagus, kanker hati, kanker ginjal dan kanker pankreas.
Beberapa penyebab timbulnya penyakit kanker sistem pencernaan adalah pola makan yang buruk, mengkonsumsi makanan yang tidak tepat bahkan tercemar dan infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori . Jenis bakteri ini menimbulkan resiko terjadinya penyakit kanker perut.

Hal yang perlu diwaspadai berkaitan dengan kanker di saluran pencernaan adalah sulitnya diagnosa awal kanker ini dikarenakan gejala kanker yang dimunculkan menyerupai gejala penyakit perut seperti sakit asam lambung dan sakit gangguan usus.

Hal kedua yang harus diwaspadai juga adalah mudahnya penyebaran sel – sel kanker pada sistem pencernaan ke bagian lain tubuh jika tidak segera ditangani. Nah, repotnya seperti bagian di atas, gejala awal kanker di pencernaan ini sulit dideteksi. Karenanya, cara terbaik adalah melakukan upaya maksimal untuk mencegah terjadinya kanker. Bukankah begitu ?

Kanker Kulit

Kanker kulit menjadi salah satu jenis kanker yang mengalami lonjakan jumlah penderitanya. Faktor terbesar penyebab dari kanker kulit adalah penggunaan bahan kimia dalam kosmetik termasuk pemutih kulit. Faktor lainnya adalah lingkungan yang tercemar dan radiasi UV matahari.

Ada 3 jenis penyakit kulit yang umum yaitu kanker kulit karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal dan jenis melanoma. Jenis – jenis penyakit kanker kulit ini umum dijumpai pada bagian wajah, tangan, kaki, kepala dan leher.

Cahaya Matahari Dan Kanker Kulit

Matahari memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan di Bumi. Tanpa Matahari, bisa dikatakan tidak akan ada kehidupan di Bumi, kecuali mungkin kehidupan makhluk – makhluk renik.

Cahaya matahari dibutuhkan bagi tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis, memproduksi makanan dan oksigen serta tumbuh berkembang – berdaun – berbuah -berbiji. Cahaya matahari juga dibutuhkan bagi hewan dan manusia, menghangatkan udara, membuat perubahan cuaca dan sebagainya.

Sungguh beruntung bahwa kita yang ada di Indonesia dikarenakan wilayah Indonesia berada di khatulistiwa mengakibatkan cahaya matahari hadir setiap hari sepanjang masa. Cuaca -pun teratur berganti, demikian halnya musim. Hidup menjadi teratur dan tentu saja nyaman.

Cahaya matahari akan merangsang kulit untuk memproduksi vitamin D, memperkuat tulang, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperlancar sistem metabolisme tubuh.

Kekurangan paparan sinar matahari menimbulkan resiko pelunakan tulang, munculnya penyakit jantung, meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

Hanya saja, cahaya matahari yang hadir setiap hari tidak selamanya ramah. Ada kondisi dimana cahaya matahari begitu panas dan kita mesti hati – hati. Cahaya matahari lewat jam 9 padi hingga jam 3 sore memiliki panas yang berbeda saat pagi hari atau menjelang petang. Cahaya matahari yang kelewat panas dan menerpa kulit badan kita akan merusak kulit, bahkan mengganggu mata.

Kulit yang terpapar cahaya matahari kelewat panas akan bereaksi dan bahkan merusaknya. Kulit yang rusak berpotensi menjadi penyakit, seperti penyakit kanker kulit.

Informasi mengenai cara alami penyembuhan penyakit kulit, silahkan baca : Cara alami penyembuhan penyakit kulit dengan nutrisi bioaktif

Penyakit kanker kulit dari berbagai data statistik menjadi penyakit yang banyak di derita. Selain faktor cahaya matahari, faktor polusi lingkungan seperti polusi udara, berkontribusi menimbulkan kanker kulit. Faktor lain adalah makanan yang tidak sehat.

Peningkatan jumlah penderita kanker kulit di negara berkembang seperti Indonesia mencapai 50 % – 70 % setiap tahun. Di tahun 2020 penderita kanker kulit mencapai 16 juta, meningkat dibandingkan tahun 2012 yang ‘hanya’ 11 juta.

Untuk mengurangi resiko terkena kanker kulit yang diakibatkan oleh cahaya matahari, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kesadaran atas bahaya dari cahaya matahari berlebih yang mengenai tubuh, mengenakan topi, memakai payung, mengenakan kaca mata hitam, mengoleskan tabir surya dan baju atau kaos lengan panjang, saat siang hari yang terik.

Berbagai Fakta Tentang Penyakit Kanker Kulit

Penyakit kanker kulit atau melanoma terjadi ketika sel – sel kulit bermutasi menjadi sel abnormal. Faktor yang mengakibatkan terjadinya kanker kulit adalah radiasi UV dari matahari, radiasi peralatan laboratorium, makanan yang tidak sehat, lingkungan yang tercemar baik air maupun udara dan paparan bahan kimia.

Berikut adalah beberapa fakta yang perlu kita ketahui tentang penyakit kanker kulit.

Frekuensi kematian akibat kanker kulit ini setiap 1 jam.

Dalam 10 tahun terakhir, jumlah penderita kanker kulit meningkat 53 persen.

Kanker kulit lebih banyak muncul di kulit normal sebesar 80 persen, dibandingkan kulit yang memiliki tahi lalat (yang hanya sebesar 20 persen)

Sengatan matahari yang berlebihan yang memunculkan gosong memicu munculnya kanker kulit.

Kanker kulit juga bisa diakibatkan oleh faktor genetik, contohnya untuk orang yang berambut merah.

Jika Anda membutuhkan informasi mengenai penyembuhan kanker kulit, silahkan baca : Cara alami penyembuhan kanker kulit

Mungkin kita mengira bahwa orang yang tinggal di daerah tropis dimana paparan sinar matahari banyak, akan memiliki jumlah penderita kanker kulit paling banyak. Ternyata, orang di daerah pegunungan, yang berhawa dingin, memiliki resiko kanker kulit lebih besar.

Ternyata, para pilot, dan kru pesawat terbang lainnya, termasuk penumpang yang sering bepergian menggunakan moda udara, memiliki resiko besar atas datangnya kanker kulit. Hal ini disebabkan intensitas paparan UV lebih tinggi 15 % saat kita ada di udara.

Orang dengan tahi lalat beresiko terkena melanoma. Nah tahi lalat seperti apa ? Tahi lalat dengan ciri besar, bentuk tidak teratur, bersisik, dengan warna yang aneh, gatal, bahkan hingga berdarah.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, rentan terkena kanker kulit. Untuk menja tubuh kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang prima maka perbanyak asupan nutrisi kaya vitamin C dan mengandung antioksidan, perbanyak sayuran dan olah raga serta istirahat cukup.

Penyakit kanker kulit ini biasa menyerang kalangan pria dengan usia di atas 50 tahun, dan wanita di bawah 30 tahun.

Selain membaca berbagai fakta tentang penyakit kanker kulit di atas, berikut saya berikan tautan mengenai cara penyembuhan penyakit vitiligo, Cara alami penyembuhan penyakit vitiligo atau kekurangan zat warna kulit.