Pengalaman Mendampingi Pasien Penyakit Syaraf Terjepit

Banyak pasien penyakit syaraf terjepit berkonsultasi mengenai penyakitnya dan cara penyembuhan yang bisa dilakukan dengan Jus Tahitian Noni. Sebagian besar dari mereka sudah melakukan banyak upaya penyembuhan syaraf terjepit hanya saja tidak membuahkan hasil maksimal.

Dari pengalaman yang kami tangani, sebagian besar pasien syaraf terjepit atau HNP di usia di atas 40 tahun. Jumlahnya relatif berimbang antara kaum pria dan wanita.

Penyakit syaraf terjepit pada tulang belakang
Penyakit syaraf terjepit pada tulang belakang

Pertanyaan umum yang sering diajukan adalah berapa lama bisa sembuh setelah mengkonsumsi Jus Tahitian Noni ini dan habis berapa botol.

Tentu pertanyaan tersebut sulit untuk dijawab dikarenakan kondisi tiap pasien syaraf terjepit berbeda – beda, mulai dari usia, tingkat keparahan penyakit HNP-nya, juga apakah ada komplikasi dengan penyakit lain atau tidak. Dan yang juga penting adalah disiplin diri dalam menjaga pola makan serta terapi penunjang penyakit syaraf terjepit.

Jangan Cemas, Pilih Pengobatan HNP Terbaik

Tidak bisa dipungkiri bahwa mengalami penyakit syaraf terjepit akan merasakan sakit yang sangat dan begitu mengganggu. Pilihan yang harus dilakukan adalah segera istirahat jika rasa sakit timbul. Karena tidak jarang, ada penderita syaraf terjepit harus melakukan aktifitas karena tuntutan pekerjaan. Ada yang masih bekerja dari pagi hingga sore, ada yang mengendarai mobil.

Namun, ada juga penderita penyakit HNP yang tidak bisa melakukan apa – apa karena harus beristirahat total di tempat tidur.

Apapun kondisi penyakit HNP yang kita alami, kita tidak boleh cepat. Pikirkan cara terbaik untuk menyembuhkan penyakit HNP kita.

Faktor Penyembuhan Penyakit Syaraf Terjepit

Faktor pertama adalah usia. Pasien syaraf terjepit pada usia muda lebih cepat sembuh dibandingkan pada usia lanjut. Alasannya, pembentukan sel – sel baru pada usia muda lebih cepat.

Sayangnya, kebanyakan pasien syaraf terjepit di usia lanjut. Pada usia lanjut, penyembuhan penyakit HNP ini lebih lama.

Faktor kedua adalah tingkat keparahan pasien HNP. Ada pasien syaraf terjepit yang masih bisa beraktifitas seperti bekerja dan mengendarai kendaraan bermotor. Ada pula yang hanya berbaring di tempat tidur, dalam kondisi tidak bisa menggerakkan kakinya.

Jika pasien HNP masih bisa beraktifitas tentunya proses penyembuhannya lebih cepat dalam hitungan minggu. Sedangkan pasien HNP yang hanya terbaring di tempat tidur, lama penyembuhan bisa berbulan – bulan.

Lantas berapa botol Jus Tahitian Noni yang dihabiskan untuk menyembuhkan penyakit syaraf terjepit tersebut ? Ada yang habis 1 botol sudah sembuh. Ada pula yang lebih dari 4 botol.

Faktor ketiga adalah apakah pasien syaraf terjepit juga mengidap penyakit lain seperti penyakit yang berhubungan dengan pencernaan, kelebihan gula darah atau diabetes, penyakit jantung, dan lainnya. Jika ada komplikasi penyakit lain maka proses penyembuhannya akan lebih lama dibandingkan dengan yang HANYA menderita penyakit HNP.

Hanya saja, tidak semua orang sadar atas apa yang diderita. Contohnya, yang dirasakan adalah HNP dan mengira bahwa dirinya hanya menderita HNP. Padahal kenyataannya, ada masalah dengan darahnya.

Faktor keempat adalah apakah setelah mengkonsumsi Jus Tahitian Noni lantas ber-disiplin dalam menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang dipantangkan serta mengkonsumsi makanan yang dianjurkan.

Makanan yang dipantangkan bagi pasien penyakit syaraf terjepit adalah makanan hewani termasuk telur, susu dan ikan, gorengan, makanan dalam kemasan, junk food, sea food, minuman bersoda, makanan dan minuman yang manis, minuman beralkohol, termasuk merokok.

Makanan yang dianjurkan adalah memperbanyak sayuran dan buah – buahan.

Dari pengalaman biasanya pasien syaraf terjepit mengalami kesulitan dalam menjaga pola makan akibat kebiasaan selama puluhan tahun mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Demikian pengalaman singkat saya di dalam mendampingi pasien syaraf terjepit. Informasi lengkap dapat dibaca di : Cara alami penyembuhan penyakit syaraf terjepit menggunakan jus tahitian noni tanpa operasi.

Pengalaman Mendampingi Pasien Syaraf Terjepit

Penyakit syaraf terjepit terjadi ketika terjadi penonjolan bantalan antar ruang tulang belakang sehingga akan menekan atau menjepit syaraf. Bantalan ruas tulang belakang ini terletak diantara bagian ruas tulang belakang yang banyak bergerak dengan bagian yang tidak banyak bergerak. Selain di tulang belakang, syaraf terjepit juga terjadi di tangan dan kaki.

Penonjolan terjadi akibat proses penuaan tulang sehingga kehilangan elastisitas, beban yang kelewat berat ataupun akibat benturan seperti akibat kecelakaan, tumor pada tulang belakang, sebaran penyakit kanker ke tulang, dan infeksi tulang.

pasien penyakit syaraf terjepit

Dengan kondisi di atas, bisa dibayangkan betapa sakitnya penderita penyakit syaraf terjepit. Jika syarat terjepit menimpa bagian atas tulang belakang, rasa sakit menjalar hingga ke tangan dan leher. Jika syaraf terjepit terjadi di tulang belakang bagian bawah, rasa sakit menjalar hingga ke kaki. Bahkan, pasien syaraf terjepit tidak bisa bergerak sama sekali.

Pengalaman kami mendampingi pasien syaraf terjepit menggunakan Jus Tahitian Noni membuktikan bahwa nutrisi bioaktif ini mampu membantu menyembuhkan penyakit syaraf terjepit. Saran pertama yang kami berikan ke pasien syaraf terjepit adalah sebisa mungkin menghindari tindakan operasi, terlebih jika syaraf terjepit terjadi ruang tulang belakang dan pasien sudah berusia lanjut. Baca lebih lengkap : Cara alami penyembuhan penyakit syaraf terjepit dengan Jus Tahitian Noni

Saran kedua, perbanyak konsumsi sayuran dan buah – buahan. Konsumsi buah – buahan dilakukan dalam kondisi perut kosong atau 1 jam sebelum makan.

Saran ketiga, hindari makanan yang tidak sehat seperti makanan berlemak, berbahan pengawet, mengandung banyak gula, makanan yang dibakar, junk food, alkohol, dan merokok.

Saran keempat adalah perbaiki postur tubuh dengan posisi yang benar yaitu tidan membungkuk serta menghindari aktifitas fisik yang membebani kerja tulang.

Saran kelima adalah lakukan fisioterapi seperti pemijatan refleksi pada telapak kaki secara teratur.

Saran keenam adalah bersabar dengan penyakit syaraf terjepit itu karena penyembuhan penyakit ini tidak bisa seketika. Dan pasien syaraf terjepit harus pula optimis dengan kesembuhannya.

Tanggung jawab kesembuhan pasien syaraf terjepit juga diberikan kepada keluarga supaya tetap telaten mendampingi anggota keluarganya yang mendapat musibah syaraf terjepit.

Dari pengalaman ini, kita bisa menyimpulkan bahwa pengobatan sebuah penyakit tidak bisa berlangsung cepat untuk datangnya kesembuhan.