Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Waspadai Penyakit Hipotiroid Pada Bayi Baru Lahir Dan Anak

Share

Berbahayakan jika bayi dan anak kita terserang penyakit hipotiroid ? Apa itu penyakit hipotiroid sehingga kita perlu mewaspadainya juga ?

Hipotiroid adalah penyakit dimana kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid dengan jumlah di bawah normal. Kekurangan hormon tiroid ini mengakibatkan tubuh mengalami kendalam dalam proses metabolismenya, proses pengaturan suhu tubuh, proses pembakaran kalori dan terganggunya fungsi jantung. Dikarenakan hormon tiroid kurang maka proses metabolisme tubuh melambat, pembakaran kalori untuk energi berkurang dan detak jantung lambat dari ukuran normal.

Informasi mengenai cara penyembuhan hipotiroid bisa Anda baca pada tautan berikut ini : Cara alami pengobatan penyakit hipotiroid tanpa efek negatif.

Lantas, apa saja penyebab penyakit hipotiroid pada bayi dan anak ?

Ada beberapa penyebab seperti kurangnya iodium selama masa kehamilan, kondisi kesehatan ibu yang tidak terkontrol, efek dari obat tertentu yang dikonsumsi dengan kandungan lithium, efek dari terapi radiasi, efek lanjut dari penyakit autoimun, dan faktor riwayat kesehatan keluarga yang pernah menderita penyakit hipotiroid.

Lalu, bagaimana cara kita mengetahui bahwa bayi dan anak kita terkena penyakit hipotiroid ? Berikut ciri – ciri penyakit hipotiroid.

Ciri hipotiroid di atas dibedakan oleh jenis penyakit hipotiroidnya. Apakah hipotiroid tersebut terjadi sejak lahir ( hipotiroid kongenital) atau hipotiroid yang dialami sejak beranjak usia anak – anak.

Jika hipotiroid terjadi sejak bayi berikut ciri – cirinya.

  • Sering menggigil dan kedinginan
  • Kurang aktif dan lebih banyak tidur
  • Tidak mau minum ASI bahkan juga tidak mau makan
  • Susah buang air besar atau sembelit
  • Mata dan kulit berwarna kuning
  • Suara tangisan serak
  • Lidah berukuran lebih besar dari ukuran normal, termasuk juga ukuran ubun – ubun
  • Jarang menangis dan tidak seperti bayi kebanyakan

Ciri – ciri hipotiroid pada anak bisa Anda baca di bawah ini

  • Perkembangan mental yang lambat
  • Detak jantung lambat
  • Kulit mengering
  • Gerak motorik lambat atau kurang aktif
  • Leher dan wajah membengkak dan berdampak pada kesulitan menelan, berbicara karenanya suara menjadi serak dan sensasi ada yang mengganjal di leher
  • Pertumbuhan tinggi badan tidak normal dimana anak tumbuh pendek untuk usianya
  • Kuku dan rambut rapuh tidak kuat
  • Tidak tahan dingin
  • Gangguan tidur
  • Pubertas terlambat, dimana untuk anak perempuan akan mengalami siklus haid yang tidak teratur

Apa yang harus dilakukan ketika bayi dan anak kita mengalami hipotiroid ?

Upaya yang kita lakukan adalah melakukan pengobatan hipotiroid secara maksimal dengan tujuan agar kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang normal, sebagaimana seharusnya.

Pengobatan hipotiroid pada bayi dan anak – anak membutuhkan upaya yang sabar dikarenakan usia yang masih dini. Konsumsi nutrisi bagi bayi dan anak – anak sepenuhnya tergantung kita. Karenanya, pilihlah nutrisi terbaik untuk bayi dan anak – anak.

Pada bayi, kita bisa memberikan ASI eksklusif selama 2 tahun dengan catatan bahwa nutrisi yang masuk ke tubuh sang ibu haruslah nutrisi terbaik. Banya sayuran dan buah – buahan adalah pilihan yang optimal selain protein hewani yang bersumber dari ikan.

Anak – anak juga diarahkan untuk menyukai dan banyak mengkonsumsi sayuran dan buah – buahan.

Detail pengobatan hipotiroid pada bayi dan anak – anak bisa Anda konsultasikan ke kami melalui WA pada nomor : 081317645905 (simpati) atau 081933317856 (XL).