Siapa Saja Artis Yang Meninggal Dunia Akibat Penyakit Kanker ?

Penyakit kanker tergolong jenis penyakit yang mematikan, jika kita tidak mengetahui cara penangannya secara tepat. Penderita kanker tidak mengenal usia, strata sosial, tingkat pendidikan dan tempat tinggal. Apakah kita berada di desa ataupun di kota, tidak menutup kemungkinan adanya serangan kanker yang siap menimpa kita. Jumlah penderita kanker, menurua berbagai rilis lembaga kesehatan baik dari WHO maupun kementrian kesehatan ataupun institusi lain yang menaruh perhatian pada kanker, ternyata meningkat dari tahun ke tahun.
Penyakit kanker esofagus
Ilustrasi seorang penderita kanker esofagus
Fakta mengenai kenaikan jumlah penderita kanker tentunya membuat kita prihatin sekaligus waspada, karena kita juga tidak terlepas dari bahaya kanker itu. Banyak kalangan selebritis dunia ataupun selebritis nasional yang meninggal dunia akibat penyakit kanker ini. Artikel ini menuliskan sekilas siapa saja kalangan selebritis yang diakhir hayatnya terkena serangan kanker.

Kanker Serviks

Salah satu jenis penyakit kanker yang paling banyak diderita kaum hawa adalah kanker serviks. Kanker serviks ini menjadi momok karena resiko kematian yang diakibatkannya. Jumlah penderita kanker serviks atau dikenal juga dengan kanker leher rahim atau kanker mulut rahim untuk Indonesia mencapai sepertiga penderita kanker serviks dunia. Sebagian besar penyebab kanker serviks ini dari virus HPV yang menyerang leher rahim.
obat herbal kanker serviks
Penyakit kanker servis adalah penyakit yang sangat ditakuti kaum wanita
Julia Perez atau Jupe adalah salah satu artis Indonesia yang meninggal dunia akibat kanker serviks ini. Bertahun artis ini berjuang untuk sembuh dari kanker serviks melalui berbagai pengobatan termasuk perawatan di luar negeri. Artis top dunia yang meninggal akibat kanker serviks adalah Anita Mui mengumumkan ke publik bahwa dia menderita kanker serviks pada September 2003. Artis dan penyakit dari Hongkong ini berbulan – bulan berjuang menyembuhka penyakitnya. Sayangnya, pada Desember 2003, dia meninggal dunia pada usia 40 tahun. Eva Peron atau dikenal sebagai Evita didiagnosa menderita kanker serviks pada Agustus 1951. First lady Argentina ini menjalani pengobatan lama melalui radiasi dan kemoterapi untuk menyembuhkan kanker serviksnya. Pada tahun 1952, Evita meninggal dunia. Baca : Cara alami pengobatan kanker serviks dengan nutrisi bioaktif  tanpa operasi

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis penyakit kanker kedua yang banyak menyerang kaum hawa, meskipun kaum adam tidak terbebas dari penyakit kanker ini. Ada anggapan yang salah bahwa penyakit kanker payudara hanya menyerang kaum wanita saja. Penyanyi Melky Goeslaw, ayahanda dari penyakit Melly Goelaw, adalah artis pria yang meninggal dunia akibat kanker payudara pada Desember 2006 di usia 69 tahun. Penyakit kanker payudara yang dideritanya, ternyata telah menyebar ke paru – paru dan menjadi kanker paru – paru. Iceu Wong meninggal dunia di usia yang relatif masih muda yaitu 30 tahun. Penyanyi ini mengidap penyakit kanker payudara bertahun – tahun. Dalam 2 bulan setelah almarhuhah di vonis mengidap kanker payudara stadium 2, penyakit kankernya meningkat menjadi stadium 4, Iceu Wong meninggal dunia pada 22 Juli 2015. Penyanyi senior Diana Nasution meninggal dunia pada 4 Oktober 2013 akibat serangan kanker payudara yang telah dideritanya bertahun – tahun. Artis yang lebih muda, yaitu pesinetron Renita Sukardi meninggal dunia di di usia 37 tahun akibat kanker payudara stadium 3B. Pesinetron lainnya yaitu Yana Zein meninggal dunia di usia 4 tahun akibat kanker payudara stadium 4B.

Kanker Darah

Selain kanker serviks dan kanker payudara di atas, ada juga artis yang meninggal dunia akibat kanker darah atau leukimia. Berita yang terbaru adalah penyanyi senior Dian Permana Putra meninggal dunia akibat leukimia pada 27 Desember 2018 lalu. Dian Permana Putra meninggal dunia di usia 57 ta  

Kenali Berbagai Faktor Yang Menyebabkan Kenaikan Jumlah Penderita Kanker

Jumlah kematian akibat kanker di dunia mencapai 8 juta orang lebih dan terdapat 14 juta kasus baru penderita kanker. Dalam 20 tahun ke depan, penderita kanker akan meningkat hingga 70 persen. Peningkatan jumlah penderita kanker tersebut juga terjadi di Indonesia.

Di lingkungan sekitar kita pun, bahkan anggota keluarga terdekat, juga diri kita sendiri tidak terbebas dari ancaman penyakit kanker. Kita harus waspada. Dan muncul pertanyaan, apa yang menjadi pendorong peningkatan jumlah penderita kanker tersebut.

cara pengobatan Kanker payudara
Kanker payudara termasuk jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbesar

Ada banyak faktor yang mendorong terjadinya dan bertambahnya jumlah penderita kanker dari tahun ke tahun. Kami tuliskan beberapa penyebab di bawah ini.

Berbagai faktor penyebab terjadinya kanker

Di negara maju seperti Amerika Serikat peningkatan jumlah penderita kanker mencapai 14,5 juta kasus. Kondisi ini terjadi di negara dengan tingkat pendidikan tinggi dan tenaga medis yang besar. Lantas, bagaimana dengan negara yang strata kemakmuran di bawah Amerika Serikat ?
Ternyata faktor – faktor peningkatan penderita kanker tidak berkaitan dengan tingkat pendidikan dan jumlah tenaga medis atau modern tidaknya rumah sakit yang ada. Setidaknya ada 3 faktor utama yaitu :

1. Kegemukan dan pola makan tidak sehat

Sel kanker terbentuk dari perkembangan sel – sel tubuh menjadi abnormal. Sel abnormal inilah yang disebut sebagai sel kanker.

Bagaimana kok bisa sel normal berkembang menjadi abnormal ? Karena didorong oleh faktor eksternal yang membuat tubuh bereaks tidak sebagaimana seharusnya atau normal. Salah satu faktor eksternal itu adalah makanan. Bukankah makanan itu adalah sumber nutrisi dari pembentukan sel – sel tubuh.

Pola makan yang salah adalah pintu masuk yang menumbuhkan sel kanker. Ciri bagaimana kita memiliki pola makan salah adalah terjadinya obesitas atau kegemukan. Pola makan ini meliputi jenis makanan, cara makan dan cara pengolahan makanan. Obesitas ini diperkirakan menggeser merokok yang disinyalir sebagai penyebab kegemukan.

Beberapa jenis kanker yang timbul sebagai akibat dari obesitas adalah kanker kolon, kanker rektum, kanker payudara, kanker pankreas, kanker kantung empedu, kanker tiroid, kanker ginjal, kanker endometrium dan kanker esofagus.

2. Faktor usia lanjut

Bertambahnya usia menjadikan sel – sel tubuh dan kemampuan metabolisme tubuh secara alami menurun. Sisi yang lain, sudah ada akumulasi dari berbagai faktor pemicu kanker seperti makanan tidak sehat, pencemaran dan pola hidup tidak sehat selama puluhan tahun.

Lanjut usia pun memberi dorongan untuk mengurangi aktifitas fisik. Kurangnya olah raga menjadi salah satu pemicu timbulnya kanker.

Data statistik penderita kanker di Amerika Serikat menemukan bahwa 77 persen penderita kanker dialami oleh orang dengan usia di atas 55 tahun.
Nah, menjadi motivasi bagi kita untuk mendorong orang tua kita lebih rajin berolah raga dan mengkonsumsi makanan sehat supaya terhindar dari kanker.

3. Pencemaran Lingkungan

Manusia hidup berada dalam lingkungan baik air, udara, tanah dan cahaya matahari. Kondisi lingkungan yang buruk menjadikan masukan air tidak memenuhi standar, udara tidak memiliki kadar oksigen yang mencukupi akibat asap baik kebarakan hutan maupun kendaraan bermotor serta pabrik, dan radiasi matahari yang lebih panas akibat UV dan ditambah molekul udara seperti CO2 yang mamantulkan panas itu.

Kondisi lingkungan yang buruk memaksa tubuh bereaksi tidak seperti seharusnya. Dalam kondisi tidak menguntungkan ini, secara perlahan sel – sel kanker tumbuh dalam tubuh manusia. Ancaman dari penyakit kanker datang bak tamu tak diundang di dalam rumah kita.

Informasi mengenai nutrisi untuk membantu menyembuhkan penyakit kanker kita, kontak WA 085230918868

Jumlah Penderita Kanker Meningkat, Apa Yang Harus Dilakukan ?

Tahukah Anda bahwa dari tahun ke tahun jumlah penderita dan kematian akibat penyakit kanker meningkat ? Laporan dari International Agency for Research on Cancer mengungkapkan bahwa di tahun 2019 ini sudah terjadi kematian 9,6 juta jiwa akibat penyakit kanker dan terdapat 18,1 juta pasien baru akibat kanker. Peningkatan kematian akibat kanker seiring penurunan jumlah kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Data di atas menjabarkan bahwa 1 dari 5 pria dan 1 dari 6 wanita akan terserang penyakit kanker dengan kematian sebanyak 1 dari 8 pria dan 1 dari 11 wanita. Sebagian besar dari korban penyakit kanker ini berusia lanjut. Ternyata, kematian akibat penyakit kanker pada kaum pria lebih besar dibandingkan kematian pada kaum wanita.

Beberapa jenis penyakit kanker yang menelan korban besar adalah kanker payudara, kanker lambung, kanker paru – paru dan kanker kolorektal. Dari empat jenis penyakit kanker ini, kanker paru – paru tercatat menewaskan penderita kanker terbesar sebanyak 1,8 juta kematian atau 18,4 persen dari keseluruhan penderita kanker.

Setelah kanker paru – paru adalah kanker kolorektal, kanker lambung, kanker hati dan kanker payudara dalam hitungan ratusan ribu kematian tiap jenis kanker ini. Informasi pengobatan kanker paru – paru bisa dibaca pada : Cara alami pengobatan kanker paru – paru tanpa operasi

Kaum hawa banyak yang terserang kanker payudara, sedangkan kaum pria terserang kanker paru – paru, kanker lambung, kanker hati, kanker kolorektal dan kanker prostat. Faktor usia sebagai akibat akumulasi pemicu kanker menjadi tanda serangan dari berbagai jenis kanker.

Dengan fakta seperti ini, WHO memperkirakan di masa datang penyakit kanker akan menjadi penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu di dunia. Prediksi WHO tersebut didasarkan pada laporan 185 negara dengan melihat 36 jenis kanker yang menyerang manusia.

Benua Asia –yang memiliki jumlah penduduk terbesar dalam sebaran populasi penduduk menurut posisi geografis – menyumbang kematian terbanyak dari akibat penyakit kanker ini lebih dari 50 persen dan menyumbang kemunculan jenis penyakit kanker baru.

Penyebab besarnya penderita kanker dari tahun ke tahun jika dilihat dari data lapangan adalah obesitas, kebiasaan minum alkohol dan merokok. Ada juga faktor lainnya seperti pencemaran lingkungan, kurangnya konsumsi buah dan sayuran, dan kurangnya aktifitas fisik.

Waspadai Kebiasaan Buruk

Dari beberapa faktor utama pemicu timbulnya kanker di atas, dari tahun ke tahun prevalensinya meningkat, bahkan untuk usia remaja. Tidak heran jumlah penderita kanker-pun naik.

Prevalensi merokok anak usia 10 tahun naik untuk tahun 2018 dari 7 persen menjadi 9 persen, Konsumsi alkohol dari 3 persen menjadi 3,3 persen. Aktifitas fisik berkurang dengan jumlah remaja kurang beraktifitas dari 26 persen menjadi 33,5 persen. Dan parahnya lagi, konsumsi sayuran dan buah – buahan kurang bahkan sejak usia 5 tahun dengan prosentasi populasi hingga 95,5 persen.

Nah, sekarang kembali ke diri kita. Apakah kita memiliki berbagai kebiasaan buruk di atas yang berpotensi menimbulkan kanker. Jika ada, ubahlah dari sejak sekarang. Berikan contoh terbaik bagi anak – anak kita mengenai kebiasaan hidup yang bisa mencegah serangan kanker bagi diri dan keluarga kita.

Kontak WA 081234534037

Jenis Sayuran Untuk Pengobatan Penyakit Kanker

Berita media massa yang menceritakan penyakit kanker sudah banyak, bertebaran dan kadang dibumbui dengan cerita dramatis. Cerita dramatis pasien kanker yang tidak bisa sembuh dari penyakitnya. Kita bisa menyaksikan itu ketika yang terserang penyakit kanker adalah artis.

Berita artis yang terkena kanker bisa sangat intens, berbulan – bulan. Kita bisa menyaksikan perubahan fisik dari sebelum terkena kanker dengan kondisi fisik yang nyaris sempurna menjadi kurus, kuyu, pucat, rambut rontok hingga gundul dan hanya terbaring di tempat tidur saja.

Tidak aneh jika muncul anggapan bahwa penyakit kanker seperti kanker payudara, kanker otak bahkan kanker darah tidak bisa disembuhkan dan membutuhkan biaya sangat mahal untuk perawatannya.

Baca juga :

Cara alami penyembuhan penyakit kanker payudara tanpa operasi

Cara alami pengobatan penyakit kanker otak tanpa operasi

Padahal kita bisa menempuh cara yang mudah, murah dan sederhana dalam upaya untuk menjaga bahkan menyembuhkan berbagai jenis penyakit kanker, yaitu dengan pola makan yang sehat. Kita perlu memperbanyak sayuran dan buah – buahan segar, jika perlu organik.

Di tulisan ini, kami mengumpulkan berbagai jenis sayuran dengan nutrisi terbaik yang bisa kita gunakan untuk menjaga kesehatan kita dari serangan penyakit kanker.

Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu jenis bumbu masakan yang wajib tersedia di dapur. Jangan remehkan khasiat bawang putih dalam penyembuhan penyakit kanker, termasuk mencegah kanker. Bawang putih kaya atas flavonoid, oligosakarida, arginin dan selenium. Jadi, selain sebagai bumbu, Anda bisa langsung mengkonsumsi bawang putih untuk memberantas penyakit kanker.

Tomat

Tomat mudah ditemukan di pasar. Jika musim panen tomat tiba, tidak jarang harga tomat menjadi sangat murah. Konsumsi tomat setidaknya 4 buah perhari untuk memastikan kesehatan Anda terbesar dari penyakit kanker. Tomat ini kaya atas vitamin C, potasium, serat dan kolin.

Kelor

Kelor adalah sayuran asli Indonesia yang disebut sebagai sayuran super bahkan ajaib dikarenakan kandungannya yang kaya atas vitamin A dan C, zat besi, kalsium, potasium kalium, fitosterol dan flavonoid. Berbagai kandungan sayuran kelor ini efektif menyembuhkan banyak penyakit, termasuk kanker.

Kubis

Berbagai jenis kubis menjadi musuh utama kanker, bahkan sudah dikenal ratusan tahun sebelum masehi. Contoh sayuran kubis yang efektif membunuh sel – sel kanker adalah kubis putih , kol ungu, bunga kol, kubis hijau, dan selada air.

Selada air

Selada air memiliki kandungan yang kaya atas vitamin C, mineral, dan zat antioksidan. Khasiat selada air tidak sebatas untuk menyembuhkan penyakit kanker saja, namun juga penyakit diabetes, hipertensi, menurunkan kolesterol bahkan penyakit mata.

Kunyit

Kunyit termasuk bumbu dapur yang mudah ditemukan di pasar. Selain mampu mengobati penyakit kanker, kunyit ternyata efektif juga menyembuhkan peradangan, penyakit pencernaan, hati, dan juga infeksi.

Dengan membaca artikel di atas, menjadi jelaslah bahwa ternyata banyak jenis sayuran yang bertebaran di sekitar kita yang bisa kita gunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker. Pengobatan penyakit kanker ini akan membantah anggapan umum bahwa biaya penyembuhannya akan mahal. Konsumsi sayuran, termasuk buah – buahan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi untuk memberantas sel – sel kanker



Baca juga : Cara alami penyembuhan penyakit kanker tiroid tanpa operasi.

Pencemaran Lingkungan Dan Penyakit Kanker

Sungguh miris melihat fakta bahwa jumlah penderita penyakit kanker meningkat dari hari ke hari, dari tahun ke tahun. Penderita kanker ini merentang dari usia balita hingga lanjut, dari negara berkembang hingga negara maju.

Di tahun 2015, data statistik yang dilansir The Lancet Medical Journal menunjukkan bahwa jumlah kematian yang diakibatkan oleh polusi sebanyak 9 juta jiwa atau 1 dari 6 kematian di dunia akibat polusi. Dari 9 juta kematian tersebut, sebanyak 6,5 juta kematian diakibatkan oleh pencemaran udara.

Selain pencemaran udara, paparan racun dan karsinogen mengakibatkan kematian sebanyak 800 ribu. Perlu diketahui bahwa zat – zat karsinogen mengakibatkan gangguan pada proses biologis dalam tubuh dan mengubah DNA yang berkonsekuensi munculnya sel – sel kanker. Industri yang sangat kentara dengan bahaya paparan zat karsinogen adalan industri batu bara yang berdampak pekerjanya rentan menderita kanker paru – paru dan industri pencelupan warna yang menimbulkan resiko pekerjanya terkena kanker kandung kemih.

Informasi mengenai penyembuhan kanker paru – paru bisa dibaca pada : Cara alami pengobatan kanker paru – paru tanpa operasi dengan nutrisi bioaktif.

Selain pencemaran udara yang diakibatkan oleh industri dan asap kendaraan bermotor, sumber pencemaran lain adalah limbah rumah tangga. Limbah rumah tangga ini dapat berupa sisa deterjen, sabun, sampah plastik, obat – obatan, bahan kimia seperti tinta, cat, dan peralatan kosmetik, bahan bangunan seperti asbes dan lainnya. Limbah rumah tangga tersebut mengakibatkan munculnya banyak jenis penyakit. Untuk negara Amerika Serikat sendiri tercatat jumlah kematian akibat limbah rumah tangga sebanyak 5 juta jiwa setiap tahun.

Pencemaran lingkungan yang selalu dialami di daerah padat penduduk dan kota besar adalah pencemaran air. Dengan mudah kita bisa melihat tumpukan sampah di sungai juga selokan. Air menjadi kotor, bahkan bau. Air yang tercemar menjadi sumber munculnya bibit penyakit, terlebih bila kita ikut menggunakannya untuk keperluan sehari – hari seperti mandi dan minum.

Untuk mengetahui apakah air tercemar atau tidak, kita bisa melihat, misalnya di kolam atau sungai, keberadaan ganggang dan tumbuhan air yang bersifat parasit. Kadar oksigen dalam air akan berkurang dengan konsekuensi terganggunya kehidupan makhluk hidup di air tersebut. Air dengan kondisi tercemar akan merusak kesehatan tubuh dan menimbulkan penyakit kanker.

Jadi jelas sudah bahwa ada hubungan kausalitas antara pencemaran lingkungan baik udara, air dan tanah dengan munculnya penyakit kanker.

Untuk menjaga diri kita terhindar dari penyakit kanker tersebut cara terbaik adalah dengan menjaga pola makan yang sehat melalui memperbanyak asupan sayuran dan buah serta rajin berolah raga.

Jenis Penyakit Kanker Yang Menghantui Ibu Hamil Dan Menyusui

Kehamilan merupakan fase sangat penting bagi seorang calon ibu. Tidak kalah penting dengan kehamilan adalah saat menyusui si bayi. Pada fase penting ini, menjadi syarat mutlak bagi seorang wanita dan seorang ibu untuk berada dalam kondisi fisik yang prima. Dengan kondisi fisik yang sehat – bugar dan prima, maka janin yang dikandung dan bayi yang disusui akan tumbuh berkembang secara sempurna.

Hanya sayangnya, tidak semua wanita dan ibu muda berada dalam kondisi ideal seperti di atas. Kondisi kelelahan, stress bahkan terkena penyakit menjadi bagian yang bisa saja terjadi. Salah satu jenis penyakit yang menakutkan adalah penyakit kanker.

Bayangkan jika kehamilan yang sejatinya menginginkan mendapatkan keturunan yang sehat sempurna, ternyata diiringi pula pada kondisi ancaman penyakit kanker. Hal ini tentu tidak kita inginkan. Akan jauh lebih baik bila kehamilan berada pada lingkungan yang sehat. Namun, tidak semua harapan diberikan pada kita. Kondisi kehamilan yang diiringi penyakit kanker juga terjadi.

Tahapan stadium kanker payudara
Tahapan stadium kanker payudara

Artikel ini mengulas secara singkat, jenis penyakit kanker yang bisa menghantui wanita hamil dan ibu yang menyusui.

Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim telah menjadi jenis penyakit kanker yang banyak diderita kaum wanita. Kemungkinan terbesar jika wanita menderita jenis penyakit kanker ini adalah pengangkatan janin ketika hamil.

Pengobatan kanker serviks pada ibu hamil dilakukan dengan mempertimbahkan usia kehamilan dan tingkat stadium kanker. Dokter bisa saja melakukan operasi ataupun kemoterapi. Apapun pilihan tindakan medis nantinya, tetap memiliki resiko pada janin.

Meskipun usia kehamilan sudah terlewati dan ibu dalam usia menyusui, tidak menutup kemungkinan serangan kanker serviks ini. Jadi berhati – hatilah.

Tindakan terbaik ketika memasuki usia kehamilan dan juga menyusui adalah menjaga pola makan dengan memperbanyak sayuran serta buah – buahan, istirahat cukup dan menjaga kondisi mental supaya tetap stabil, optimis, berfikir positif dan gembira.

Jika kehamilan juga disertai dengan kondisi penyakit kanker serviks, alangkah baiknya kita melakukan upaya penyembuhkan kanker serviks ini. Baca artikel solusinya berikut ini : Cara penyembuhan kanker serviks.

Kanker Payudara

Penyembuhan kanker payudara yang biasa dilakukan di rumah sakit dengan cara operasi yaitu pengangkatan jaringan sel kanker hingga ke bagian jaringan payudara yang masih sehat. Dokter kemungkinan akan menganjurkan dilakukannya mastektomi, tanpa dilakukan tindakan radioterapi, terutama untuk calon ibu yang sedang mengandung. Radioterapi lebih baik dilakukan setelah melahirkan bayi.

Cara lain yang biasa dilakukan di rumah sakit untuk menyembuhkan kanker payudara pada ibu hami adalah melalui kemoterapi. Kemoterapi sebaiknya dilakukan setelah usia kehamilan memasuki trimester kedua atau trimester ketiga. Jika kemoterapi dilakukan pada trimester pertama, maka ada kemungkinan terjadinya keguguran pada janin.

Bagi ibu yang sedang menyusui, perlu diperhatikan bahwa selama menjalani kemoterapi, Anda dilarang untuk menyusui bayi.

 

Jenis Penyakit Kanker Pada Manula

Manusia lanjut usia atau manula memiliki kondisi fisik yang sudah melemah dibandingkan usia muda. Pembentukan sel – sel tubuh dan metabolisme tubuh sudah melewati usia puncak produktifnya. Pada kondisi ini, tidak aneh, jika manula sering terkena penyakit, termasuk penyakit kanker.

Faktor yang menyebabkan manula atau lansia sangat rentan terkena kanker adalah perkembangan sel – sel kanker yang lambat. Banyak jenis penyakit kanker dimana gejala awalnya tidak diketahui dan baru muncul setelah penyakit kanker mencapai tahap lanjut atau tahap akhir.

Resiko terjadinya penyakit kanker di usia lanjut disebabkan oleh pola hidup yang salah seperti kurang olah raga, obesitas, merokok, mengkonsumsi minuman keras, banyak mengkonsumsi junk food dan makanan dengan bahan pengawet, suka begadang, kurang istirahat, kurang terkena sinar matahari, tekanan mental akibat beban kerja atau masalah psikis lainnya.

Faktor lainnya adalah pencemaran lingkungan yang berimbas pada kualitas air minum dan udara yang buruk, paparan bahan kimia ataupun radiasi di lingkungan kerja, pengaruh hubungan seksual secara bebas, faktor genetik, penularan melalui jarum suntik, dan mengkonsumsi suplemen makanan penambah tenaga serta narkoba.

Berikut beberapa jenis penyakit kanker yang mengancam kalangan manula atau lansia

Kanker payudara

Kanker payudara jarang ditemui pada wanita usia di bawah 30 tahun. Setiap tahun terdapat lebih dari 230 ribu kasus baru kanker payudara di dunia. Jumlah kematian yang diakibatkannyapun besar. Dari data statistik, jumlah kematian akibat kanker payudara nomor 2 setelah kanker paru – paru.

Kanker prostat

Gejala awal kanker prostat tidak diketahui, karenanya meskipun seorang pria terlihat sehat, tidak bisa dipungkiri ada kemungkinan dalam dirinya juga mengidap penyakit kanker prostat.

Gejala kanker prostat tahap lanjut baru diketahui seperti kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi, urine bercampur bercak darah dan sperma, muncul setelah usia lanjut.

Kanker paru – paru

Jenis penyakit kanker bagi lansia dengan jumlah penderita terbanyak. Kebiasaan merokok, mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang olah raga dan polusi udara, terutama di kota besar dan daerah industri, merupakan faktor – faktor penting terjadinya kanker paru – paru.

Kanker usus besar

Kanker usus besar atau kanker kolon muncul perlahan sebagai akumulasi dari kebiasaan makan yang buruk. Anda yang terbiasa mengkonsumsi makanan dengan bahan pengawet, makanan olahan yang dibakar, minuman beralkohol, minuman penambah tenaga, dan junk food memiliki potensi untuk terkena kanker usus besar di hari tua.

Jadi, mulai sekarang ini berhati – hatilah dengan jenis makanan yang kita konsumsi.

Kanker serviks

Kanker serviks telah menjadi jenis penyakit kanker yang banyak diderita kaum hawa. Kanker serviks adalah jenis penyakit kanker yang mematikan.

Kanker serviks disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) dengan masa perkembangan cukup lambat antara 20 tahun – 30 tahun untuk bisa diketahui gejalanya pada tahap lanjut. Karenanya, kanker serviks baru diketahui setelah usia lanjut.

Gejala umum dari kanker serviks adalah pendarahan setelah melakukan hubungan intim, nyeri kelamin, keputihan abnormal dan pendarahan di luar menstruasi.

Kanker kulit

Paparan radiasi ultra violet dari matahari menjadi penyebab utama terjadinya kanker kulit. Penyebab lainnya adalah paparan bahan kimia dan radiasi dari peralatan kesehatan.

Kanker hati

Kanker hati disebabkan oleh perkembangan penyait hepatitis, dan kebiasaan hidup yang buruk seperti sering begadang, mengonsumsi minuman keras, mengkonsumsi minuman penambah tenaga dan merokok serta obat – obatan.

Informasi penyembuhan kanker hati bisa dibaca pada : Cara alami pengobatan penyakit kanker hati.

Demikian penjelasan singkat mengenai berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan usia lanjut atau lansia.

Jenis – jenis Penyakit Kanker Pada Anak Yang Mematikan

Beberapa kali saya menerima keluhan konsumen atau orang tua mengenai penyakit kanker pada anaknya yaitu MDS (myelodysplastic syndrome) atau pra-leukimia. Penyakit MDS ini terjadi ketika stem cell mengalami perubahan.

Penyakit MDS termasuk penyakit yang berat. Selain anak – anak, penyakit ini mengancam juga orang dewasa. Bahkan jumlah pasien penyakit MDS pada orang dewasa lebih besar.

Jika anak Anda menderita penyakit MDS di atas, kami sarankan untuk mengkonsumsi Jus Tahitian Noni Original. Obat alami penyakit MDS ini cocok untuk anak – anak dibandingkan varian Jus Tahitian Noni lainnya.

Penyakit leukimia juga termasuk jenis penyakit kanker yang banyak diderita anak – anak. Data statistik menunjukkan bahwa setiap tahun terjadi 11 ribu kasus baru penyakit kanker pada anak dengan jumlah 30 % penderita leukimia di kalangan anak – anak penderita kanker.

Pemicu penyakit kanker pada anak ini berbeda dengan penyakit yang dialami orang dewasa. Kanker pada anak dipicu oleh mutasi gen, sedangkan pada orang dewasa dipicu oleh kesalahan pola hidup dan pola makan. Mutasi gen diakibatkan oleh radiasi, paparan zat kimia dan penyakit infeksi, bisa juga akibat infeksi penyakit HIV dan hepatitis.

Anak yang menderita penyakit kanker bisa dilihat dari beberapa tandanya sebagai berikut tubuh mengalami pembengkakan, pucat, luka tak kunjung sembuh, lemas, sakit kepala disertai muntah – muntah, berat badan menurun dan gangguan penglihatan.

Nah, selain MDS dan leukimia di atas, jenis penyakit kanker anak yang mematikan lainnya adalah neuroblastoma yaitu penyakit kanker yang menyerang sel syaraf dan sel kanker berkembang pada embrio ataupun janin.

Kemudian kanker lymphoma yaitu jenis kanker yang menyerang limfosit atau sel imunitas. Tanda mencolok yang terlihat adalah pembengkakan pada selangkangan, ketiak, dan leher. Anda bisa melihat adanya keringat yang berlebih pada  anak, selain penurunan berat badan dan demam.

Kanker tulang yang sering terjadi pada tulang pipa pada tangan dan kaki. Jika menderita kanker ini, anak akan merasakan nyeri, terutama pada malam hari.

Kanker mata atau retinablastoma yang terjadi pada bayi usia 2 tahun. Gejala yang mencolok adalah terjadinya kejanggalan pada pupil dikarenakan keberadaan darah dibagian belakang mata. Untuk pengobatan penyakit kanker mata, silahkan baca : Cara alami pengobatan kanker mata dengan nutrisi bioaktif.

penyakit kanker mata
Penyakit kanker mata menimbulkan dampak kebutaan

Penyakit kanker Rhabdomyosarcoma menyerang otot rangka atau otot yang menggerakkan badan. Penyakit kanker Rhabdomyosarcoma bisa terjadi pada bagian tubuh manapun yang memiliki otot rangka. Gejala yang dimunculkan jenis penyakit kanker ini adalah munculnya pembengkakan dan rasa nyeri.

Penyakit kanker Wilms tumor (nephroblastoma) ini menyerang ginjal. Penderitanya akan mengalami pembengkakan di sekitar perut dekat ginjal, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Biasanya terjadi pada anak usia 3 – 4 tahun.

Penyakit kanker yang juga dialami anak – anak adalah kanker yang menyerang sistem syaraf pusat , pada otak bagian bawah, yang kemudian menyebar ke tulang belakang. Jika terkena penyakit kanker ini, anak akan mengalami kelumpuhan, hilangnya sistem koordinasi tubuh dan berkurangnya kemampuan berfikir.

Hadapi Penyakit Kanker Dengan Sikap Mental Positif

Saya sering menerima konsultasi para penderita penyakit kanker, baik kanker darah, kanker payudara, kanker tiroid, kanker getah bening, bahkan kanker telinga dan lainnya, dan mendapatkan pengakuan mereka. Pengakuan yang biasa diungkapkan adalah ketidakpercayaan mereka, para penderita kanker, bahwa mereka didiagnosa oleh dokter menderita penyakit kanker.

Ketidak percayaan tersebut dikarenakan mereka merasa sehat – sehat saja. Ada juga yang merasakan gejala kanker dalam kurun cukup lama seperti pusing kepala tidak sembuh – sembuh, berat badan menurun, sebagian anggota badan tidak bisa digerakkan dan lainnya. Namun, sebagian mereka tidak bisa menerima atas diagnosa tersebut. Bayangan bahwa penyakit kanker adalah penyakit berbahaya dan mematikan, menjadi sebab adanya penolakan atas kenyataan hasil diagnosa itu.

Yang perlu diketahui dan dipahami oleh penderita kanker adalah MENERIMA dengan sepenuh hati keberadaan penyakit kanker dari dirinya, ikhlas dan menakar penyakit kanker dengan sikap mental yang ringan dan percaya diri atas datangnya kesembuhan adalah kunci penting sembuh tidaknya pengobatan penyakit kanker.

Penderita penyakit kanker harus optimis bahwa dirinya akan sembuh. Selain optimis juga menjaga sikap mental untuk selalu berfikir positif, relaks dan tidak terbebani dengan penyakitnya. Dengan sikap mental seperti itu maka proses penyembuhan penyakit kanker akan lebih mudah dan lebih cepat. Sikap mental yang positif ini berkontribusi sekira 30 persen dari proses penyembuhan penyakit kanker.

Untuk terus menumbuhkan sikap mental positif dikarenakan munculnya sikap mental positif tidak bisa hadir begitu saja setelah vonis menderita penyakit kanker, maka peran keluarga dan teman – teman dekat sangatlah penting. Temani penderita penyakit kanker dan beri dukungan atas proses penyembuhannya.

obat kanker ginjal
Temukan solusi penyembuhan kanker ginjal secara alami

Keluarga dan teman – teman dekat tidak bisa diabaian perannya. Jangan sampai para penderia penyakit kanker merasa sendirian di dalam menghadapi penyakitnya, apakah itu penyakit kanker payudara, penyakit kanker tiroid ataupun penyakit kanker paru – paru dan lainnya.

Selain sikap mental positif, dukungan keluarga dan teman – teman dekat atau lingkungan sekitarnya, tidak kalah penting juga, bahwa proses penyembuhan penyakit kanker turut ditentukan oleh jenis pengobatan, pola makan dan pola hidup yang sehat.

Informasi lengkap tentang cara penyembuhan penyakit kanker, bisa WA kami di 085230918868

Jenis – Jenis Penyakit Kanker Yang Banyak Diderita Orang Indonesia

Artikel ini membahas jenis – jenis penyakit kanker yang banyak diderita oleh orang Indonesia. Penyakit kanker atau tumor ganas, termasuk tumos jinak adalah penyakit yang dipahami sangat berbahaya. Beberapa hari lalu, kami mendapatkan konsumen yang didiagnosa terserang tumor payudara. Dan pembicaraan yang dilakukan, ibu penderita tumor payudara itu terlihat shock dengan hasil diagnosa dokter.

Kasus di atas hanyalah satu kasus dari ribuan kasus dimana penderita kanker didiagnosa keberadaan penyakit kankernya sudah pada stadium 3 atau 4, atau tahap yang sudah parah. Banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita penyakit kanker dikarenakan gejala – gejala awal penyakit ini tidak disadari, tidak diketahui dan diabaikan.

Kanker Payudara

Jenis penyakit kanker yang paling banyak diderita kaum hawa. Penderita kanker payudara bukan hanya dari kalangan tidak berpunya, namun juga dari kalangan berada. Beberapa artis Indonesia meninggal dunia akibat kanker payudara.

Untuk mengetahui apakah jenis kanker yang diderita termasuk kanker ganas atau kanker jinak (tumor), perlu dilakukan pengambilan sampel yang harus diteliti. Namun, gejala kanker payudara yang mudah dikenali adalah munculnya benjolan, kulit payudara berkeriput, puting susu masuk ke dalam, muncul luka pada benjolan dan keluar cairan yang berbau.

Silahkan baca : Cara alami penyembuhan kanker payudara tanpa operasi.

Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang bagian leher rahim. Penderita kanker serviks mendapatkan resiko tinggi mengalami kegagalan untuk memiliki keturunan. Jenis penyakit kanker ini menelan korban jiwa lebih dari 10 ribu jiwa setiap tahun di Indonesia, dan terus mengalami peningkatan.

Kegiasaan hidup yang tidak sehat menjadi faktor pemicu munculnya penyakit kanker rahim seperti merokok, minuman keras, seks bebas dan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat termasuk penggunaan alat kontrasepsi oral.

Kanker Usus

Kanker usus bisa terjadi di usus halus, usus 12 jari dan usus besar / kolon. Sebagian besar kanker usus terjadi di usus besar atau kolon.

Kami pernah menemui beberapa penderita kanker usus besar yang membutuhkan pengobatan alami. Selain mengkonsumsi obat alami yang kami pasarkan, kami juga menyarankan para penderita kanker usus tersebut memperbaiki pola makanannya.

Faktor terbesar terjadinya kanker usus adalah pola makan yang tidak berimbang, bahkan tidak sehat.

Kanker Paru – Paru

Penyakit kanker paru – paru paling banyak diderita oleh manusia. Merokok menjadi faktor terbesar terjadinya penyakit ini, baik perokok aktif maupun perokok pasif.

Pencemaran lingkungan, terutama udara akibat industri dan asap kendaraan bermotor, berkontribusi pada peningkatan jumlah penderita kanker paru – paru.